25019 KALI DIBACA

Peristiwa Kebakaran Di Gampong Kayee Lee Menewaskan Seorang Ibu Dan Anaknya Yang Masih Berusia 4 Tahun

Peristiwa Kebakaran Di Gampong Kayee Lee Menewaskan Seorang Ibu Dan Anaknya Yang Masih Berusia 4 Tahun
example banner

BANDA ACEH, I Realitas Peristiwa kebakaran di Gampong Kayee Lee, menewaskan seorang ibu dan anaknya yang masih berusia 4 tahun pada Kamis, (1/8/2019) pagi tadi. Kedua korban meninggal dalam peristiwa ini adalah istri dan anak perempuan dari Serka Ebi Hendrianto (31,) prajurit TNI AD di Kodam IM. Ibu dan anak itu terjebak dalam kobaran api yang melalap warung kelontong berkontruksi kayu. Keduanya adalah, Sri Yanti wulandari (27) dan anak perempuannya Aviqa Nurfazila (4 tahun).

Informasi diperoleh wartawan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, peristiwa kebakaran itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, tadi pagi. Plt Kepala DPKP Kota Banda Aceh, Drs Rizha MM, menyebutkan kebakaran itu pertama kali diketahui Lukman Najib, prajurit TNI AD di kompleks perumahan prajurit TNI di kawasan tersebut. Warung milik Serka Ebi ini berada di pintu masuk ke Kompleks Perumahan Prajurit TNI. Lukman melihat asap tebal di tengah warung yang pintunya masih tertutup.

Ia pun kemudian berupaya menghubungi Serka Ebi Hendrianto yang diketahui sedang berdinas. Yudi SH, Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam Kebakaran, menambahkan, selain menghubungi Serka Ebi Hendrianto yang diketahui masih berada di tempat dinas, Lukman Najib juga menghubungi petugas pemadam kebakaran. “DPKP Kota Banda Aceh mengerahkan satu 1 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian setelah mendapat informasi kebakaran tersebut.

Di samping itu BPBD Aceh Besar juga ikut mengerahkan sejumlah armadanya,” pungkas Yudi. Sementara Kepala BPBD Aceh Besar, Farhan AP, mengatakan almarhumah Sri Yanti Wulandari dan Aviqa Nurfazila, anak dari Serka Ebi Hendrianto ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, setelah api yang membakar warung berkontruksi kayu tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam BPBD Aceh Besar dan petugas pemadam dari DPKP Banda Aceh.

“Kami mengerahkan tiga unit pemadam ke lokasi kejadian. Dinas Pemadam dari Kota Banda Aceh juga ikut mengerahkan armadanya ke lokasi kejadian. Tapi, karena bangunan kontruksi kayu, sehingga api sangat cepat membesar, ibu dan anak yang merupakan istri dan anak dari Serka Ebi Hendrianto ikut meninggal dalam peristiwa itu,” ungkap Farhan.”Warga sempat mendobrak pintu warung begitu melihat warung masih tertutup rapat dan sempat memastikan apa ada orang di dalam sambil memanggil-manggil. Api yang begitu besar, sehingga warung milik korban habis terbakar dan setelah pemadaman baru diketahui ada korban jiwa yang meninggal dalam peristiwa itu,” tambah Iqba. (Tribun/Red/Ema)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS