40819 KALI DIBACA

Pelaku Curanmor Antar Kabupaten Asal Abdya ditahan Polisi

Pelaku Curanmor Antar Kabupaten Asal Abdya ditahan Polisi
example banner

Blangpidie I Realitas – Satuan reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) pada Kamis (18/7) malam sekira pukul 19.30 WIB berhasil menangkap seorang pelaku pencurian bermotor (Curanmor) antar kabupaten berinisial Ry (30) warga Desa Palak Hulu, Kecamatan Susoh, Kabupate Abdya di lokasi Pelabuhan Penyebrangan Labuhan Haji Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.

Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK melalui Kabag Ops AKP Haryono SE didampingi Kasat Reskrim Iptu Zulfitriadi SH, Kamis (25/7) menjelaskan, pelaku ditangkap atas laporan pencurian yang terjadi di rumah M Nazir (49) warga Desa Rambong, Kecamatan Setia, Kabupaten Abdya pada tanggal 31 Mei 2019 lalu yang tertuang dalam laporan polisi nomor LP/06/V/ 2019/Aceh/Res Abdya/SPK Polsek tanggal 31 Mei 2019.

Dari rumah M Nazir, pelaku berhasil menggasak uang sebesar Rp.5 juta beserta satu unit hanphone, jam tangan, gelang emas arab dan aksesoris perhiasan lainnya. Pelaku masuk kerumah korban dengan cara mencongkel jendela. Pada saat akan keluar dari rumah, aksi pelaku sempat diketahui pemilik rumah beserta warga lainnya.

“Karena aksinya itu sudah diketahui, pelaku lansung melarikan diri dan meninggalkan satu unit sepeda motor metik yang dikendarai pelaku di pekarangan rumah korban,” kata AKP Haryono kepada awak media dalam konfrensi pers di Aula Mapolres Abdya.

Aksi pencurian itu juga diperkuat dengan penemuan celana dan sandal milik pelaku di rumah Sufriani warga Desa Pinang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya pada tanggal 31 Mei 2019 lalu. Dimana, korban telah melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor dan uang tunai sebesar Rp1,2 juta kepada polisi yang tertuang dalam laporan polisi nomor LP-B/30/VI/RES.1.8/2019/SPK tanggal 1 Juni 2019.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku telah mengakui mencuri motor milik Sufriani. Namun motor tersebut sudah dijual kepada orang yang tidak dikenalnya dalam kawasan Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan.

Kepada Polisi, pelaku mengaku telah beberapa kali melakukan pencurian kendaraan. Bukan saja di Abdya, bahkan hingga wilayah Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Selatan. “Pelaku sudah berkali-kali melakukan pencurian, yakni sejak tahun 2017, 2018 hingga 2019. Rata-rata yang dicuri sepeda motor,” lanjut AKP Haryono.

Sejauh ini, polisi masih terus mendalami kasus pancurian yang dilakukan pelaku. Bahkan polisi masih menunggu keterangan kepada siapa saja motor curian itu dijual. “Kasus ini sedang kita dalami, apakah pemain tunggal atau ada kelompoknya lagi dan termasuk siapa saja yang menjadi penadah barang curian tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut Haryono menyebutkan, pelaku terancam pasal 363 ayat (1) huruf ke 3e dan ke 5e KUHP dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (Syahrizal)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS