27319 KALI DIBACA

BNN Banda Aceh Musnahkan Ratusan Kilo Narkotika

BNN Banda Aceh Musnahkan Ratusan Kilo Narkotika
example banner

BANDA ACEH I Realitas – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memusnahkan ratusan kiloram narkotika, di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh, Senin (15/7). Pemusnahan barang bukti (BB) berupa 338,9 kg ganja, 52,004 kg sabu serta 22.766 butir ekstasi tersebut hasil penangkapan yang dilakukan BNN RI di dua lokasi di luar Provinsi Aceh, masing-masing di Kota Depok, Jawa Barat, Senin 6 Mei 2019 serta di Kota Dumai, Riau 17 Mei 2019.

Pemusnahan tersebut dilakukan Kepala BNN Pusat, Komjen Pol Drs Heru Winarko SH yang ikut dihadiri Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Naser MH, Kasdam IM Brigjen A Daniel Chardin, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman serta jajaran Forkompimda Aceh dan muspida plus serta para pejabat di jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh.

Kepala BNN RI, Komjen Heru Winarko, mengharapkan semua pihak harus menaruh kepedulian terhadap persoalan narkoba. Aceh yang dulunya berstatus transit, kini justru telah berubah menjadi provinsi tujuan. Hal itu, ungkap jenderal polisi bintang tiga ini dapat dilihat dari tingginya angka pengguna dan pengedar.

Menurutnya, berbagai upaya program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), terus dilakukan BNN RI, salah satunya mengandeng PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang agri-food terbesar di Indonesia yang telah ditandai penandatanganan MoU-nya di Hotel Hermes, Banda Aceh, Senin (15/7).

Dukungan PT Japfa terhadap alternative development yang digalakkan BNN itu tidak berkutat seputar pencegahan saja, tapi ikut memberi dukungan bidang pemberdayaan masyarakat dalam program alternative development itu. Dukungan terbesar, kesediaan dari perusahaan terkemuka di tanah air ini mau menerima hasil panen dari warga binaan yang berada di bawah Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN. Hasil panen dimaksud, berupa jagung yang dihasilkan dari alih fungsi lahan ganja menjadi lahan produktif yang dikelola masyarakat Aceh.

Banda Aceh Terendah di Indonesia dalam Peredaran Narkoba Sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, mendapat apresiasi sebagai kepala daerah yang mampu membawa Ibukota Provinsi Aceh menjadi kota dengan tingkat peredaran narkoba terendah se-Indonesia. Hal itu diungkapkan langsung Kepala BNN RI, Komjen Pol Heru Winarko, saat menghadiri coffee morning, Senin (15/7) di pendopo wali kota.

Acara itu juga dihadiri Kepala BNNP Aceh, Brigjen Faisal Abdul Naser, Kasdam IM, Brigjen TNI Achmad Daniel Chardin, Danlanud SIM Kolonel Pnb Hendro Arief, Kepala Kanwil Beacukai Aceh, Supriadi, jajaran forkopimda dan sejumlah pimpinan BUMN lainnya. “Saya bangga dengan Banda Aceh, dimana kota ini sebagai satu-satunya kota yang prevalensinya rendah dalam peredaran narkoba. Tentunya dalam hal ini tidak lepas dari kesadaran masyarakat serta komitmen wali kotanya,” pungkas Komjen Heru.(mir/Tribun/Nrl)

 

 

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS