25019 KALI DIBACA

Standar Harga Sewa Pondok Tak Tertera, Pengunjung Pantai Cemara Indah Merasa Tertipu

Standar Harga Sewa Pondok Tak Tertera, Pengunjung Pantai Cemara Indah Merasa Tertipu
example banner

Aceh Singkil | Realitas – Pengunjung pantai Cemara Indah (PCI) Gosong Telaga Kecamatan Singkil Utara kecewa dengan tarif pondok yang di Patok pedagang, terkesan aji mumpung hingga membuat tarif sesuka hati.

Kekecewaan pengunjung itu bukan tanpa alasan, pasalnya Pondok yang di sediakan tidak ada tarif standart yang tak tertera (ditempelkan) di pondok tersebut, Sehingga pengunjung merasa tertipu sesaat pulang di tagih.

“Saya kaget, ternyata pondok bayar juga, udah harga makanan di tekan, Pondokpun bayar, padahal tidak ada tarif yang di pasang di pondok – pondoknya,”Kata Seni (38) Warga Gunung Meriah Salah satu pengunjung yang merasa tertipu. Minggu (9/6/2019).

Kalau pedagang itu mau Patok tarif tak apa – apa, tapi setidaknya di pasang tarif setiap pondok itu, sehingga pengunjung tidak merasa tertipu, Bagaimana pula kalau yang duduk di pondok itu isi kantongnya pas – pasan, kan malu,”Ujarnya.

Di tanya tadi di tagih berapa, “Kata mereka bayar 50 ribu, tapi karena gak sampai pagi saya tawar 20 ribu, tidak mau, akhir bilang 30 ribu aja, ya 30 ribu saya bayarkan beda lagi harga makanan yang kami pesan,” Ujarnya sembari meninggal warung itu.

Tapi kata dia, nampaknya tidak semua pedagang yang menerapkan tarif pondok, Dua hari lalu saya dan keluarga juga ke sini, tak ada menagih sewa pondok, tapi harga makanan agak di naikkan sedikit, “Kalau itu sih kita lumrah,” Katanya.

“Mau masuk ke PCI Bayar, kendaraan masuk bayar, Parkirkan kendaraan bayar, duduk di pondok bayar, serba bayar donk,”. Sebetulnya tidak apa apa asalkan jangan buat pengunjung merasa di tipu.

Ia berharap tata kelola bisa di perbaiki lagi, sehingga pengunjung lebih nyaman, apalagi PCI objek wisata yang sangat di gemari masyarakat.

Terpisah Mashuri, Derektur Badan usaha milik Kampung (BUMK) Gosong Telaga pengelola PCI tersebut tidak menampik masih banyak oknum pedagang yang membuat pondok tarif sesuka hati “Bukan sekali dua kali keluhan ini di sampaikan bahkan sudah beberapa kali, warga setempat juga pernah mengeluhkan soal tarif pondok itu,” Katanya.

Persoalan itu kata dia pihaknya sebagian pengelola sudah beberapa kali di sosialisasi kepada pedagang puluhan pedagang di lokasi PCI agar membuat di pondok itu harga tarif, namun kata dia beberapa pedagang ini masih ada yang tidak sabar, entah syistem menagemen keuangan mereka sehingga membuat tarif sesuka hati.

Memang kata dia, pondok – pondok tersebut di bangun secara swadaya oleh pedagang itu sendiri, namun Yang sangat di sayangkan sebagian pedagang tidak membuat tarif sehingga membuat Pengunjung kecewa.

Kata dia pedagang juga sempat mengeluhkan kepada kami sebagai pengelola banyaknya pengunjung membawa makanan dari luar, sementara Sampahnya pedagang yang membersihkan.

“saya jawab,” Makanya harga itu tolong agak standart jangan terlalu mahal di Kawatir pengunjung berkurang, kenapa, karena yang kecewa itu akan menjadi media kepada pengunjung yang hendak ke sini,”

Kalau sudah begitu nanti jangankan kalian sebagai pedagang rugi, kami sebagai pengelola juga di rugikan, karena kami menjual tiket dan membuat pengunjung merasa nyaman,”Katanya.

Kata dia persoalan tarif pondok ini menjadi PR Mereka sebagai pengelola, kedepan akan di atur sehingga pengunjung tak kecewa dan tidak ada yang merasa di rugikan lagi. Ujarnya.(Rostani).

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS