Mappi | REALITAS — Pada 8 November 2025, Pemerintah Pusat bekerja sama dengan tokoh adat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dalam rangka memperkokoh integritas nasional yang dipimpin langsung oleh Stefanus Kanimu selaku Kepala Suku Yaghai, bertempat di Kampung Baru, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari masyarakat Kampung Baru, tokoh adat, serta aparat kampung setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat adat agar semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan keamanan di lingkungan masing-masing. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat dan antusias.
Dalam penyampaian materinya, Stefanus Kanimu menegaskan bahwa wawasan kebangsaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, aparat keamanan, atau pejabat negara, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga negara Indonesia, termasuk masyarakat adat. Ia mengajak warga Kampung Baru untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan cara menjaga kerukunan, menghindari pertikaian, serta menolak segala bentuk provokasi dan hoaks yang dapat merusak persatuan.
“Kalau kita bisa menjaga persatuan dan keamanan di kampung ini, maka kita sudah ikut menjaga Mappi dan juga menjaga Indonesia,” tegas Stefanus Kanimu dalam penyampaiannya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya gotong royong, toleransi, dan kerja sama antarwarga sebagai wujud nyata semangat kebangsaan di tingkat lokal. Dengan menjaga kedamaian dan keamanan di lingkungan masing-masing, masyarakat turut berperan aktif dalam memperkuat stabilitas nasional serta memperkokoh integritas bangsa di wilayah perbatasan Papua Selatan.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib. Masyarakat Kampung Baru menunjukkan partisipasi tinggi dan berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, mempererat tali persaudaraan, serta memperkuat nilai-nilai nasionalisme di tengah kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebangsaan terus tumbuh dan menjadi landasan kuat dalam membangun Mappi yang damai, maju, dan bersatu dalam keberagaman. [Kepi]


