BANDA ACEH | REALITAS – Hingga hari ke-7 libur idul fitri 1446 H, sebanyak 20.470 pelancong menggunakan jasa pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue untuk berlibur ke Sabang, Selasa 08 April 2025.
Koordinator Pelabuhan Ulee Lheue, Muhammad Rikhwan Siregar, mengatakan, bahwa selama periode 21 Maret 2025 hingga 7 April 2025, total ada 29.000 penumpang yang berangkat ke Sabang dan 28.411 penumpang datang dari Pelabuhan Balohan Sabang ke Pelabuhan Ulee Lheue.
“Total ada 57.411 ribu orang yang berangkat dan datang menggunakan jasa Pelabuhan Ulee Lheue,” kata Rikhwan kepada wartawan.
Sementara selama libur idul fitri 1447 H periode 31 Maret-7 April 2025, sebanyak 20.470 pelancong berangkat ke Sabang dari Pelabuhan Ulee Lheue, dan 19.191 datang.
Dari total jumlah tersebut, jumlah keberangkatan rata-rata 3.000 orang perharinya. Dimana pada 3 April 2025 paling banyak masyarakat yang berangkat dengan total 3.291 orang.
Rata-rata selama libur idul fitri 1446 H tersebut, kebanyakan yang berangkat dari Pelabuhan Ulee Lheue tersebut merupakan pelancong atau wisatawan lokal maupun luar daerah yang hendak berlibur ke Sabang.
Bahkan, pengguna jasa Pelabuhan Ulee Lheue tersebut didominasi oleh pelancong yang berasal dari Sumatera Utara, Sumbar, Palembang, Riau, Pekanbaru hingga dari Pulau Jawa.
“Benar banyak dari mereka wisatawan luar daerah yang ingin berlibur ke Sabang. Bahkan sampai hari ini masih banyak kendaraan roda empat yang terparkir di pelabuhan,” ungkapnya.
Selain itu, pasca penerapan pembelian tiket online juga semakin memudahkan masyarakat untuk berlibur ke Sabang. Hal itu terbukti dengan jumlah antrian di pelabuhan semakin sedikit, dan tidak terjadi penumpukan di loket. “Karena semakin mudah, jadi pantauan kita, antrian tidak terlalu banyak. Karena banyak dari mereka sudah memesan online,”pungkasnya.
Selain itu berdasarkan pantauan Serambi di lokasi, meski libur lebaran telah usai, kondisi keberangkatan di pelabuhan masih terbilang ramai. Dimana tampak puluhan kendaraan roda empat dan roda dua masih terparkir di area pelabuhan.
Bahkan, beberapa masyarakat masih berangkat ke Sabang dengan tujuan berlibur. Andrian misalnya, wisatawan asal Sumatera Utara bersama teman-temannya memilih berlibur ke Sabang setelah libur lebaran usai. Hal itu mereka lakukan, lantaran kondisi Sabang yang padat selama libur idul fitri dan dipenuhi oleh para pelancong.
“Kalau sekarang nggak agak senggang, jadi lebih mudah kita cari penginapan dan lebih leluasa untuk mengunjungi sabang,” tutupnya.(*)
Sumber: Si


