Jakarta | Realitas – Mantan narapidana penebar hoax dan ujaran kebencian Sugik Nur Rahardja alias Gus Nur kembali bikin ulah.
Gus Nur dengan jelas menyebarkan berita bohong sekaligus ujaran kebencian terhadap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, lewat kanal you tube GUS NUR 13 OFFICIAL.
Gus Nur membuat konten video bergaya podcast atau obrolan santai dengan nara sumber saudara Bambang Tri Mulyono yang tidak lain adalah penulis buku Jokowi Undercover dimana pada materi obrolannya diduga telah merendahkan kehormatan Presiden Joko Widodo.
Sama seperti Gus Nur, Bambang Tri Mulyono alias Bambang Tri (Mantan Napi) sebagai nara sumber podcast juga seorang mantan narapidana yang ditahan karena menyebarkan berita bohong alias hoax dan ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo.
Agar terlihat dramatis podcast dimana lebih dari setengah materi nya berisi kebohongan tersebut ada adegan Mubahalah dimana saudara Bambang Tri bersumpah dengan Al-Qur’an diatas kepalanya.
Adegan Mubahalah dengan Al-Qur’an diatas kepala Bambang Tri dibuat untuk meyakinkan dan menarik simpati penonton kanal you tube nya bahwa apa yang disampaikan Gus Nur dan Bambang Tri adalah sebuah kebenaran.
Tapi justru adegan sumpah Mubahalah ini yang jadi sumber persoalan baru yang telah merugikan bangsa dan negara kita.
Islam sebagai agama Rahmatan Lil’alamin memberikan jalan keluar untuk semua persoalan.
Sumpah atau Mubahalah merupakan jalan keluar untuk mendapatkan kebenaran bagi dua orang yang berselisih.
Terkait Mubahalah dalam kitab suci Al-Qur’an dijelaskan pada surat Ali-Imran ayat 61 Siapa yang membantah mu dalam hal ini engkau telah memperoleh ilmu, katakanlah (Muhammad) “marilah kita panggil anak anak kami dan anak anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri mu, kami sendiri dan kamu juga, kemudian marilah kita bermubahalah agar laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.”
Sangat jelas, tegas dan tidak diragukan Mubahalah dalam Islam adalah Firman Allah SWT yang tidak boleh digunakan untuk menyerang dan menjatuhkan martabat dan kehormatan orang lain.
Tapi oleh Gus Nur dan Bambang Tri justru Firman Allah digunakan untuk merendahkan kehormatan Presiden Joko Widodo.
Ini sangat melukai hati kami sebagai anak bangsa karena Gus Nur dan Bambang Tri dengan sengaja membawa agama dalam ranah politik.
Kami Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Remaja Islam Soleh Banten (RISOL) keberatan dan protes dengan cara Gus Nur dan Bambang Tri yang menyeret-nyeret ajaran Islam dalam urusan politik.
Kami juga menuntut, Sugik Nur Rahardja alias Gus Nur dan saudara Bambang Trj Mulyono meminta maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia.
Kita juga Mendesak Kepolisian Republik Indonesia menangkap Sugik Nur Rahardja alias Gus Nur dan Bambang Tri Mulyono alias Bambang Tri karena telah membuat kegaduhan sosial dan keresahan sosial dengan video dalam kanal you tube nya.
Tak hanya menyebar berita Hoax, Gus Nur dan Bambang Tri karena diduga telah melakukan penodaan agama dengan menyalahgunakan Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an untuk menyerang kehormatan orang lain dalam hal ini Presiden Joko Widodo.
Kita juga meminta Gus Nur menghapus video mubahalah dan semua konten video yang berhubungan dengan video mubahalah. (*rd)


