Tsamara Amany Mundur Dari Partai PSI, Ingin Kehidupan Tanpa Berpolitik

oleh -189.759 views
Tsamara Amany Mundur Dari Partai PSI, Ingin Kehidupan Tanpa Berpolitik
Tsamara Amany (foto istimewa)

Jakarta | Realitas – Politikus Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany resmi mundur dari jabatannya, ia Ingin kehidupan baru tanpa berpolitik.

Wanita kelahiran 24 Juni 1996 ini mengumumkan dirinya mundur dari pengurus dan juga sebagai kader partai yang membesarkan namanya tersebut.

Pengunduran diri Tsamara diumumkan langsung dirinya melalui akun Twitter dan akun Yutubnya pada Minggu (18/4).

“Per hari tanggal 18 April 2022, saya resmi mengundurkan diri sebagai pengurus dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Terima kasih dari hati terdalam saya atas berbagai kesempatan yang sudah diberikan,” tulis Tsamara melalui akun Twitternya.

Sementara melalui akun Yutubnya, ia menjelaskan akan terus mengabdi kepada Indonesia dengan cara tak terjun ke dunia politik.

“Untuk saat ini saya ingin mengabdi kepada Indonesai dengan cara-cara lainnya.

Salah satunya dengan fokus menyuarakan isu perempuan dan mengabdi untuk kepentingan perempuan,” ujar wanita pemilik nama lengkap Tsamara Amany Alatas.

Meski begitu, dirinya juga tak menggangap kalau mengabdi dengan cara sebagai kader PSI sebagai langkah yang salah.

“Ini bukan berarti saya merendahkan peran dan efektivitas PSI. Saya tetap percaya, politik dan partai adalah salah satu jalan paling masuk akal untuk membawa perubahan,” katanya.

Ia mengaku keluar dari PSI secara baik-baik tanpa ada sedikitpun konflik dengan kader lainnya.

Alasan Tsamara Amany Mundur dari PSI

Tsamara Amany Ingin kehidupan baru tanpa berpolitik ia mengundurkan diri sebagai pengurus dan kader PSI.

“Keputusan ini saya ambil atas dasar pertimbangan pribadi. Saya merasa saya membutuhkan perjalanan baru di luar partai politik,” kata Tsmara Amany seperti dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya seperti dilansir dari Antara, Senin (18/4/2022)

Tsamara Amany mengumumkan secara terbuka keputusannya mundur sebagai pengurus dan kader PSI per Senin (18/4/2022).

Tsamara kini tinggal di Amerika Serikat mendampingi suaminya, Ismail Fajrie Alatas, sebagai pengajar di Middle Eastern and Islamic Studies New York University. Dia masih aktif memperjuangkan dan menyuarakan kepentingan perempuan lewat jalur lain di luar politik.

“Ini bukan berarti saya merendahkan peran atau efektivitas partai dan PSI dalam membawa perubahan,” tambahnya.

Tsamara, kelahiran 24 Juni 1996, bergabung menjadi kader PSI sejak 2017 ketika usianya masih 21 tahun. Saat itu Tsamara berstatus sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina Jakarta.

Jabatan terakhir yang diemban Tsamara sebelum mundur dari partai ialah Ketua DPP PSI Bidang Eksternal. Ia juga pernah mewakili PSI menjadi juru bicara pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menjelang Pemilihan Presiden 2019. (*)

Sumber: berbagaisumber