Rakernas PPAT Se Indonesia, Bahas Isu Tentang Pelayanan Kedepan

oleh -140.759 views
Rakernas PPAT Se Indonesia, Bahas Isu Tentang Pelayanan Kedepan
Rapat kerja nasional (Rakernas) dan Upgrading Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) tahun 2022 dipusatkan di Provinsi Riau kota Pekanbaru pada Rabu (23/03/22).

Pekanbaru | Realitas – Rapat kerja nasional (Rakernas) dan Upgrading Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) tahun 2022 dipusatkan di Provinsi Riau kota Pekanbaru pada Rabu (23/03/22).

Kegiatan tersebut berjalan lancar yang dihadiri lebih kurang 800 orang peserta yang berasal dari 33 Provinsi se indonesia.

Usai kegiatan Ketua Umum PP IPPAT, Dr.Harfendi Harahap, konferensi pers yang menyampaikan bahwa kegiatan Rakernas ini merupakan kegiatan rutin sesuai dengan amanat AD/ART organisasi sekali dalam satu tahun.

Adapun menurutnya, Rakernas nantinya membahas perubahan-perubahan dalam rumah tangga dan beberapa pengesahan dari masukkan pembahasan-pembahasan di perkumpulan ini.

“Dan terdapat tiga isu terpenting yang akan kita bicarakan di Rakernas ini, yaitu digitalisasi pelayanan pendaftaran tanah yang akan diterapkan oleh kementerian ATR/BPN sehingga di tahun 2024 pelayanan menuju kelas dunia,” ujar Ketum Harfendi.

Ia juga menyebutkan jika digitalisasi dilakukan, terdapat beberapa rentan para PPAT dalam bekerja yakni munculnya larangan tidak diperbolehkan petugas membuat akad apabila tanah tersebut bersengketa.

“Maka dengan adanya Permen No.16 tahun 2021, diharapkan petugas PPAT harus yakin bahwa tanah yang akan diurusnya tidak dalam keadaan sengketa. Dengan keyakinannya ini, tentunya para penyidik atau penegak hukum akan mudah menindak lanjuti apabila petugas PPAT tidak teliti dan tidak cermat,” jelasnya.

Terakhir ia juga menyampaikan pentingnya digitalisasi dibidang pendaftaran, yang mana sebelumnya petugas PPAT dalam pengecekan sertifikat perlu melakukan penarikan berkas asli dari pemilik. Sehingga pencocokan sertifikat dapat terdata.

“Dimasa digitalisasi ini, untuk melakukan pencocokan tidak perlu dilakukan pengecekan yang asli. Dengan demikian pengurusannya akan lebih mudah, cepat, dan terhindar dari pemalsuan data. Nah inilah salah satu fokus pelaksanaan Rakernas di tahun 2022 ini, semoga dapat berjalan dengan baik,” tutupnya. (*)