LANGSA I Realitas – Doa Menghantarkan Sekdakot Langsa Sembuh Dari Covid 19.
Siang itu udara terasa redup, suasana dinginpun membungkus jagat khatulistiwa, rintikan rinai hujan membasahi bumi Langsa dan sekitarnya.
Cerita virus Corona masih saja tersaji di berbagai flatform dunia maya, karena virus yang berasal dari Negeri Cina itu cukup menyita perhatian seantero jagad, tak tangung-tanggung korbannya pun banyak menyasar segala kalangan baik itu pejabat hingga rakyat jelata.
Untuk Kota Langsa masih teringat kasus Covid 19 yang teranyar adalah ketika virus mematikan menyasar seorang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Ir H Said Mahdum Madjid, yang baru saja dinobatkan oleh Walikota Langsa, Tgk Usman Abdullah SE, yang dipercaya mengawangi urusan Pemerintah yakni dengan jabatan Sekda.
Sekda Kota Langsa, Ir H Said Mahdum Madjid yang ditemui dalam wawancara khusus kepada wartawan, Senin (09/11/2020) menceritakan pengalaman yang dilalui sebagai pasien Covid 19 dan berhasil sembuh serta sehat wal’afiat berkat doa dan dukungan moril keluarga.
Awalnya sebelum dinyatakan positif Covid-19 dirinya merasa kondisi kesehatan sangat menurun karena kelelahan, kemudian demam, pusing, sakit kepala, batuk dan hilang selera makan, semula dirinya berpikir sakit biasa dengan minum obat yang dibeli dari apotik bisa sembuh.
Tetapi, setelah empat hari tidak ada perubahan yang berarti hingga akhirnya memutuskan untuk dilakukan rapid test karena batuknya semakin parah berdahak dan bercampur bercak darah tapi hasil test tersebut dinyatakan non reaktif.
Tak puas dengan hasil itu, Said Mahfud atau yang akrab disapa Waled, memberanikan diri untuk dilakukan Swab, sembari menanti hasil Swab seluruh aktifitas perkantoran juga dihentikannya mengingat kondisi tubuh yang semangkin melemah, tak palang setelah dua hari hasil swabpun keluar yakni positif Covid 19.
“Bak petir disiang bolong, keputusan itupun akhirnya diterima oleh Waled sebagai pasien Positif Covid 19,” ujar Waled.
Berkaitan dengan ihwal tersebut, Walikota Kota Langsa, Usman Abdullah, langsung melakukan temu pers diruang satuan tugas penanganan dan pencegahan Covid 19 Kota Langsa di Aula sekretariatnya.
Dalam temu pers tersebut, Usman Abdullah atau yang akrab disapa Toke Seu’um, memberikan keterangan resminya bahwa Sekdakot Langsa positif Covid 19 dan sejak hari ini dilakukan perawatan dan isolasi mandiri di RSUD Langsa, Kamis (03/09/2020) lalu.
“Kami nyatakan pak Sekda positif Covid 19 dan kini menjalani perawat, mohon doa kesembuhannya,” pinta Toke Seu’um kala itu.
Adapun langkah persuasif yang ditempuh Pemko Langsa saat itu yakni menutup perkantoran khusunya di Sekreyariat tiga hari berturut-tirut dan disertai melakukan rapid test massal bagi ratusan ASN dilingkungan Pemko sebagai antisipasi dan pemutusan penyebaran virus Corona saat itu.
Kembali lagi pada Waled, selama menjalani masa isolasi mandiri dirinya selalu patuhi dan ikuti instruksi dokter dan perawat di Rumah Sakit, dimana makan tepat waktu disertai meminum obat-obatan yang diberikan oleh dokter.
“Banyak hal yang saya lakukan selama masa isolasi di RS termasuk olahraga 30 hingga 60 menit, berjemur pada pukul 10.00 wib selama 20-30 menit, kemudian kondisi saya semakin hari semakin membaik,” ujar Waled sembari tersenyum.
Hal terpenting dan bisa diambil iktibarnya yakni kesembuhan dirinya tak terlepas berkat doa kepada Allah SWT serta dukungan moril baik itu dari keluarga, rekan, sahabat serta handaitolan yang lainnya.
Tepatnya, Sabtu (19/09/2020) dirinya sudah terbebas dari belenggu isolasi mandiri di Rumah Sakit dan dinyatakan sudah boleh pulang kerumah.
“Terasa macam orang baru lepas dari penjara dan bisa menghidup udara segar,”ujar Waled yang juga Dewan Penasehat Perbakin Kota Langsa itu.
Selanjutnya, masa-masa pemulihan dilakukan dirumah dengan ditemani oleh keluarga tercinta dimana semua keluarga telah melalui rapid test dan Alhamdullilah mereka dinyatakan negatif Covid 19.
Adapun pesan moral yang disampaikan Waled, yakni kepada seluruh kawan dan sahabat, pada masa pandemi Covid-19 ini agar selalu menjaga kesehatan, selalu berolahraga, konsumsi Vit C dan E setidaknya tiga atau empat kali dalam seminggu.
Patuhi protokol kesehatan, jangan berpergian keluar Kota kalau tidak perlu sekali, sering-sering berkumur dengan air garam hangat juga dihirup melalui hidung seperti saat kita berwudhuk pagi dan sore dan semakin sering semakin baik.
“mudah-mudahan kita terhindar dari Covid 19 ini, apabila terpapar juga jangan panik atau setres dan tetap tenang, karena apabila panik atau setres dan gundah atau galau akan membuat imun tubuh kita menurun drastis,” terang Waled yang mantan Kadis PUPR Kota Langsa itu.
Pesan lainya adalah apabila selera makan menurun tetap makan walaupun sedikit, sering minum juice tanpa gula dan makan buah, minum madu asli, minum air hangat, gosok minyak kayu putih diseluruh badan, oleskan juga di hidung dan masker, campur satu tetes dengan air hangat lalu diminum, bawang putih tiga siung dirajang atau di tumbuk.
Lalu direbus dengan air satu gelas hingga menyisakan setengah gelas, setelah dingin diminum satu kali sehari.
Lanjutnya, tetap olah raga 30-60 menit tiap pagi, berjemur dibawah sinar matahari pada pukul 10.00 wib selama 20-30 menit.
“Yang terpenting jangan lupa berdoa dan minta doa juga kepada keluarga, sahabat dan handaitolan.
Semoga Allah SWT menyembuhkan dan mengangkat penyakit kita, yakinlah bahwa tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya, Allah ciptakan penyakit tentu Allah juga sudah ciptakan obatnya,” tandas Waled mengakhiri ceritanya. (Crp/***)




