Cerita Ngeri Laeli dan Fajri Tidur Bareng Jenazah Rinaldi

oleh -815.759 views

Jakarta I Realitas – Cerita Ngeri Laeli dan Fajri Tidur Bareng Jenazah Rinaldi.

Cerita mengerikan terungkap dalam fakta terbaru kasus mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Dari hasil rekonstruksi kepolisian, terungkap bahwa dua tersangka itu sempat tidur bersama potongan tubuh jenazah Rinaldi Harley Wismanu 1 malam.

Laeli Atik Supriyatin (27) dan Djumadil Al Fajri (26), pemutilasi jenazah Rinaldi, dengan santainya tidur bersama potongan jenazah Rinaldi di dalam apartemen. Tanpa takut ataupun merasa bersalah mereka tidur 1 malam di sana.

“Setelah kita rekonstruksi tanggal 9 (September) dieksekusi, ditinggalkan dulu 3 hari di situ. Dia perpanjang lagi di penginapan di Pasar Baru. Sampai eksekusi tanggal 12, 12 itu cuma badannya di tengah dan tangan masukin ke koper langsung diantar ke Kalibata,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (20/9).

Kejadian tidur semalam bersama potongan itu terjadi ketika mereka kembali ke Apartemen Mansion untuk mengambil potongan tubuh korban. Namun, karena kelelahan, keduanya tertidur bersama dengan jenazah.

“Besok, tanggal 13 baru yang atas lagi. Bahkan sempat menginap di situ satu malam bersama-sama dengan jenazahnya. Alasannya kecapean, ketiduran,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua DPRK Aceh Timur : Desak Regulasi serta Keterlibatan BPMA dan Kementerian ESDM

Pasangan Kekasih Ini Diduga Mengalami Gangguan Jiwa

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan kedua sejoli pemutilasi ini tidak terindikasi mengalami gangguan kejiwaan. Keduanya secara sadar melakukan pembunuhan berencana.

BACA JUGA :  LSM KANA Soroti Ketimpangan Anggaran di Disdikbud Aceh Timur: PPPK Paruh Waktu Digaji Rp 200 Ribu Anggaran Outsourcing Miliaran

“Kalau selama ini sudah direncanakan, artinya dia itu bisa dilakukan sebagai orang yang bertanggung jawab dan dia mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,” ujar Tubagus saat dihubungi wartawan, Sabtu (19/9).(Dtc/Red)