Meulaboh I Realitas – Tuntut Keadilan, Keluarga Besar Akrim Minta Ditangguhkan Penahanan.
Ratusan orang atas nama kelurga besar Akrim dari Aceh Bart, Nagan Raya dan Aceh Jaya, mendatangi Mapolres Aceh Barat, kamis (19/03/2020) guna meminta keadilan soal penahana akrim atas dugaan pengeroyokan terhadap Dedi Iskandar wartawan LKB Antara biro Aceh januari lalu.
Mereka mengaku sebagai keluar besar Akrim, mendatangi Mapolres sekitar puku 14.00 WIB ingin menanyakan alasan tak diberikan penangguhan penahanan terhadap Akrim.
Massa datang menggunakan puluhan mobil dan sepeda motor terdiri dari laki-laki dan perempuan, bahkan anak-anak.
Menurut salah seorang kelurga korban Sulaiman, massa mulai berkumpul di halaman mapolres sekitar pukul 13.20 WIB, aparat keamanan secara ketat menjaga pintu masuk Mapolres
“polisi beralasan perwakilan massa diizinkan masuk untuk menyenguk korban, tapi jika ramai-ramai tak boleh” ujar sulaiman.
Perwakilan Keluarga akhirnya bertemu dengan Kasat Reskrim Ersal dan menanyakan alasan tidak diberikan penangguhan penahanan kepeda Akrim, kasat menjelaskan karena ada salah satu lagi berinisial M yang hingga kini belum diketahui keberadaanya, maka penangguhan penahana terhadap akrim belum bisa diberikan, kata kasat reskrim dikutip oleh Sulaiman.
Namun kelurga Akrim tetap menuntut agar akrim mendapatkan keadilan, minimal ditangguhkan penhananya. (Wawan/Yudi)


