BONE I Realitas – Seorang remaja yang menjadi pengunjung wisata Bendungan Ponre-Ponre di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditemukan tewas tenggelam. Korban pamit ke keluarga pergi memancing untuk mengisi liburan sekolah.
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Sulvikram (15) dalam kondisi meninggal dunia di perairan Bendungan Ponre-Ponre, Desa Tompobulu, Kecamatan Libureng, Kamis (26/12/2019) pagi.
“Sudah ditemukan dan dievakuasi oleh tim Kamis pagi tadi,” kata Kepala Basarnas Bone, Andi Sultan, kepada iNews di kawasan bendungan tersebut, Kabupaten Bone, Sulsel.
Menurut dia, korban ditemukan tidak jauh dari tempatnya tenggelam, sekitar 10 meter. Setelah dievakuasi, jenazah remaja sekolah tingkat SMA itu dibawa ke rumah duka di Kabupaten Maros, Sulsel.
“Ambulans dari Maros memang sudah standby dari semalam (Rabu malam),” ujar dia.
Korban Sulvikram merupakan warga Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Dia pamit kepada keluarga untuk pergi ke bendungan tersebut mengisi liburan sekolah bersama empat orang temannya, Rabu (25/10/2019).
Namun begitu tiba di lokasi bendungan, korban tidak mendapati tempat untuk memancing lantaran sudah banyak pancingan terpasang. Dia bersama teman-temannya mengambil insiatif memancing di tengah-tengah perairan memakai perahu.
Nahasnya, saat bersiap untuk memancing, tiba-tiba muncul ombak besar muncul dan membuat perahu yang mereka tumpangi terbalik. Empat orang teman korban berhasil menyelamatkan diri, namun Sulvikram tak kunjung muncul di permukaan.
Karena khawatir, teman-teman korban melaporkan kasus ini ke petugas di sekitar Bendungan Ponre-Ponre dan diteruskan ke Kantor Basarnas Bone.(IN/Red)


