Tabung Kaporit di Cianjur Meledak, 10 Warga Keracunan dan Ratusan Mengungsi

oleh -165.759 views

CIANJUR I Realitas – Tabung kaporit milik Perumdam Tirtamukti Cianjur, Jawa Barat, meledak dan mengeluarkan aroma menyengat, Senin (30/9/2019) malam. Akibatnya, 10 warga Kampung Ciajag, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku mengalami keracunan dan ratusan orang lainnya mengungsi.

Kepala Bagian Produksi Perumdam Tirtamukti Cianjur Dikdik Sadikin mengatakan, petugasnya langsung berupaya mengamankan tabung kaporit tersebut untuk menekan bau menyengat dengan cara mencabutnya dari lokasi bak penampungan.

Namun upaya tersebut membutuhkan waktu agar bau menyengat dapat hilang. Hal ini agar jumlah korban keracunan dapat ditekan dan warga yang mengungsi dapat kembali ke rumahnya masing-masing.

BACA JUGA :  Bawa Tujuh Tuntutan, Massa Desak Status Bencana Nasional hingga Cabut Izin Tambang di Aceh

“Petugas masih berupaya melepaskan tabung dari tempatnya untuk dibenamkan ke dalam bak air agar bau menyengat hilang. Kami masih mencari penyebab tabung tersebut meledak,” ujarnya, Senin (30/9/2019).

Hingga tengah malam, sebagian besar warga yang sempat mengungsi ke sejumlah tempat mulai kembali ke rumah masing-masing. Perlahan bau menyengat mulai berkurang.

Namun, tidak sedikit orangtua yang membawa anak balita masih bertahan di madrasah setempat. Mereka takut bau kaporit masih dapat berdampak terhadap pernapasan anak-anak.

BACA JUGA :  Ketua DPRK Aceh Timur : Desak Regulasi serta Keterlibatan BPMA dan Kementerian ESDM

“Meskipun bau menyengat sudah mulai berkurang, tetapi kami masih was-was akan berdampak terhadap pernapasan anak. Kami berharap Perumdam Cianjur bertanggung jawab atas peristiwa ini,” kata Sari, salah seorang ibu rumah tangga dan warga setempat.

Saat ini, 10 warga yang mengalami keracunan cukup parah akibat menghirup bau kaporit mendapat perawatan intensif di RSUD Cianjur. Sementara sebagian besar warga lainnya mengeluh sesak napas, muntah-muntah dan pingsan akibat peristiwa tersebut.(IN/Red)