10 Personel TNI AD Jadi Penembak Salvo Dalam Upacara Pemakaman Ani Yudhoyono

oleh -189.759 views
Paspampres membawa jenazah Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono saat tiba di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu (1/6/2019). Almarhumah meninggal dunia di National University Hospital (NUH) Singapura dan akan dikebumikan di TMP Kalibata pada hari Minggu.

Jakarta | Realitas – Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019) sore.

Paspampres pun kini tengah melakukan sterilisasi makam almarhumah istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Sejak pukul 10.00 WIB, sejumlah petugas PLN lalu-lalang memastikan kesediaan listrik tercukupi selama acara berlangsung.

Pun dengan penataan microphone untuk digunakan Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara pemakaman [Ani Yudhoyono].

Collins G Manurung, anggota batalyon pengawal protokoler kenegaraan TNI AD mengatakan dalam proses pemakaman nanti ada 10 personel TNI AD yang bertugas menembak tembakan salvo.

BACA JUGA :  Pelantikan KONI Kota Langsa 2025–2029 Resmi Digelar, Unsam dan KONI Jalin Kerja Sama Strategis

Enam orang personel bertugas membawa bunga, sedangkan satu lainnya membawa foto mendiang istri dari Susilo Bambang Yudhoyono.

“Penembak ada 10 orang, pembawa bunga 6 orang, pembawa foto 1. Satu kali tembakan salvo,” ujar Collins saat tengah bersiap melakukan gladi resik.

Sementara itu polisi sudah mulai memperketat kendaraan yang akan mengarah ke Jalan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Direncanakan, jenazah Ani Yudhoyono akan disalatkan di kediamannya Puri Cikeas bada zuhur.

Setelah itu, pukul 13.30 WIB rombongan keluarga berangkat ke lokasi pemakaman.

BACA JUGA :  Pelantikan KONI Kota Langsa 2025–2029 Resmi Digelar, Unsam dan KONI Jalin Kerja Sama Strategis

Jenazah Ani akan dikuburkan di blok M nomor 129, berdekatan dengan makam mendiang Ainun Habibi, istri mantan Presiden ke-3, BJ Habibie.

Sementara itu, proses pemakaman secara militer akan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB.

Ibu Ani wafat Sabtu (1/6/2019), pukul 11.50 waktu Singapura atau sekitar 10.50 WIB.

Jenazah diterbangkan ke Indonesia sekitar pukul 20.30 WIB dan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 22.11 WIB.

Ibu Ani berjuang melawan kanker darah yang diidap dan mulai terdeteksi sejak Februari 2019. (lp6/iqbal)