Aceh Utara | REALITAS – sehubungan dengan pemberitaan yang tayang pada Senin Pagi (26/01/2026) terkait Kelalaian Kantor Urusan Agama dalam melayani masyarakat setelah Viral terekam Kamera tidak bisa menjawab pertanyaan Wartawan, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) di Desa Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara.
Sebelumnya pada Senin Sore (26/01/2026) pukul 15.00 di Kantor Kemenag Aceh Utara Syukri, S.Ag Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas ) berjanji akan mendatangi kantor KUA Baktiya.
Wartawan Media Realitas.com yang sudah mulai dari Selasa pagi (27/01/2026) Pukul 08.40 WIB telah menunggu kedatangan Kasi Bimas akhirnya datang pada Pukul 14.30 WIB.
Setelah berada di ruang Aula, Syukri, S.Ag beserta para jajaran, kepala KUA Helmi Saputra, S.Ag, Staf Pegawai ASN KUA Baktiya di persilakan masuk, Wartawan Realitas.com tidak di perkenankan untuk masuk ke dalam ruangan, karena ada hal hal yang perlu di bahas secara internal, sebut Syukri yang memohan agar awak Pers untuk menunggu diluar ruangan.
Setelah sekitar setengah jam menunggu di luar, akhirnya awak media di persilakan masuk bersama Thaifuri dari media Busersiaga.com, Helmi Saputra, S.Ag memberikan pernyataan, sebenarnya masalah sudah tuntas, surat telah selesai di buat, berita pun sudah naik ke media, pernyataan maaf sudah di berikan, Helmi juga menyatakan seharusnya awak media datang dengan baik baik ke Kantor KUA sambil menunjuk nunjuk awak media dengan tangan kirinya dengan tanpa etika, padahal sebagai salah seorang panutan di jajaran Kemenag Aceh Utara yang telah di tempa dengan berbagai penyuluhan keagamaan bisa menjadi cerminan bagi masyarakat luar khususnya bagi Masyarakat Kecamatan Baktiya.
Kasi Bimas juga menjelaskan bahwa keteledoran ini tidak semata mata atas maksud dan unsur kesengajaan, kita berharap dengan adanya Bencana Banjir yang menimpa selama 2 bulan ini, bisa menjadi pelajaran dan hikmah untuk kita mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mempererat tali silaturahmi antara Kemenag dan insan Pers, ucapnya.(Muhazir)


