Dukung Swasembada Nasional, Pemkab Aceh Barat Siap Jadi Lumbung Pangan Regional

oleh -20.759 views
Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat, Ifan Murdani dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Satgasus Swasembada Pangan Wilayah Kodim 0105 Aceh Barat di Aula Makodim, Sabtu (2/8/2025).(Foto Serambi)

MEULABOH | REALITAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program swasembada pangan nasional yang tengah digalakkan di berbagai daerah.

Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Setdakab Aceh Barat, Ifan Murdani, SSTP, MSc dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Satgasus Swasembada Pangan Wilayah Kodim 0105/Aceh Barat, Sabtu 02 Agustus 2025.

Rakor yang digelar di Aula Makodim Aceh Barat ini menjadi ajang konsolidasi penting antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat, untuk menyatukan visi, strategi, dan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Ifan Murdani menegaskan, bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian di Aceh Barat.

Oleh karena itu, langkah TNI melalui Satgasus Swasembada Pangan dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

“Kami sangat mendukung inisiatif TNI ini. Pemerintah daerah siap berkolaborasi secara aktif dalam memperkuat ketahanan pangan, terutama melalui optimalisasi lahan dan pemberdayaan petani lokal,” ujar Ifan.

Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kunci utama untuk mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Rakor ini disebut sebagai langkah strategis untuk membangun koordinasi dan menyatukan arah pembangunan pangan daerah.

Rapat ini juga dihadiri unsur Forkopimda, Bulog, kepala dinas terkait, perwakilan kelompok tani, serta jajaran Kodim 0105/Aceh Barat yang menjadi penggerak utama dalam Satgasus Swasembada Pangan.

Ifan menekankan, bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan nyata dari semua pihak, mulai dari institusi pemerintah hingga elemen masyarakat di lapangan.

“Swasembada pangan tidak bisa hanya menjadi slogan. Dibutuhkan kerja nyata dan kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, dan tentu saja para petani sebagai ujung tombak,” tegasnya.

Program Satgasus Swasembada Pangan sendiri menargetkan peningkatan produksi pangan strategis seperti padi, jagung, dan kedelai, melalui pendekatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan pertanian.

Pendampingan teknis secara berkelanjutan kepada petani juga menjadi bagian integral dari program tersebut.

Dengan strategi itu, Pemkab Aceh Barat optimistis mampu mewujudkan daerahnya sebagai lumbung pangan regional yang mandiri dan tangguh menghadapi krisis pangan global.

“Dengan kerja bersama, Aceh Barat bukan hanya bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tapi juga berkontribusi untuk ketahanan pangan regional,” pungkas Ifan.(*)

Sumber: Sn