BNNK Banda Aceh Tes Narkoba Kru Kapal Penyeberangan

oleh -98.759 views
BNNK Banda Aceh Tes Narkoba Kru Kapal Penyeberangan
Kru kapal cepat mengikuti tes narkoba di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa (20/8/2024).(Foto Antara)

Banda Aceh | REALITAS – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banda Aceh melakukan pemeriksaan narkoba dengan melakukan tes urine terhadap kru kapal cepat penyeberangan ke Pulau Weh, Kota Sabang.

Tes narkoba melalui pemeriksaan urine tersebut dipusatkan di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Selasa 20 Agustus 2024.

Pelaksanaan tes tersebut bekerja sama dengan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur yang mengoperasikan kapal cepat Express Bahari. Kapal cepat tersebut melayani angkutan penumpang penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheue ke Pelabuhan Balohan, Kota Sabang, dan sebaliknya.

BACA JUGA :  Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

Kepala BNNK Banda Aceh Zahrul Bawadi mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai upaya dini mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan kru kapal yang melayani penumpang antarpulau tersebut.

“Tes urine tersebut dilakukan terhadap 22 kru kapal Express Bahari. Hasilnya, seluruh awak kapal tersebut negatif atau tidak menggunakan narkotika, zat adiktif, maupun obat terlarang lainnya,” katanya.

Ia menyebutkan tes urine merupakan upaya memutuskan mata rantai peredaran narkoba di ibu kota Provinsi Aceh. Apalagi dalam waktu dekat ini, Aceh menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI bersama Sumatera Utara (Sumut).

BACA JUGA :  Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

Pada saat PON nanti, kata dia, intensitas penumpang ke Pulau Weh, Kota Sabang, meningkatkan. Sebab, Kota Sabang terkenal sebagai destinasi andalan di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

“Tes urine ini untuk memastikan kru kapal yang melayani penumpang ke Sabang maupun sebaliknya bebas narkoba, sehingga memberikan rasa aman, nyaman, dan keselamatan bagi wisatawan dalam pelayaran,” kata Zahrul Bawadi.(*)

Sumber: Ant