Jalan Raya Pelabuhan Menuju Tol Belmera Rawan Pungli Dan Aksi Lempar Batu Ke Mobil

oleh -92.579 views
oleh
Perwakilan para supir mobil pick up yang menjadi korban lemparan batu sehingga kaca mobilnya pecah dan membuat laporan ke SPKT
Perwakilan para supir mobil pick up yang menjadi korban lemparan batu sehingga kaca mobilnya pecah dan membuat laporan ke SPKT

BELAWAN | MEDIAREALITAS – Para supir mobil pick up pengangkut ikan dari Gabion Belawan mendatangi Polres Pelabuhan Belawan, Jumat 14 Juni 2024 petang.

Kedatangan mereka untuk menuntut pihak Kepolisian untuk menindak tegas para pelaku pungli jalanan di sepanjang Jalan Raya Pelabuhan Belawan menuju pintu tol Belmera khususnya kawasan depan PT Sinar Mas, Kampung Salam dan Kampung Kurnia.

Hal ini terjadi karena mobil mereka selalu di setop dan dimintai sejumlah uang sambil memeriksa fiber tempat ikan saat melintasi jalan tersebut pada malam hari.

Kalau mobil tidak berhenti para pelaku tersebut melakukan kekerasan dengan cara melempari kaca mobil, kata Samuel Siboro, 26 tahun, warga Dusun XI Gang Rukun, Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

Salah satu mobil pick up pengangkut ikan korban lemparan batu sehingga kaca mobil sebelah kanan pecah. (Dok MR)

“Saya pernah di setop saat membawa ikan dari Gabion Belawan menuju ke Medan melalui jalan tol Belmera tepatnya di daerah Kampung Kurnia dan mereka meminta sejumlah uang sambil membuka fiber dan mengambil ikan yang ada didalamnya”, ucap Samuel.

Sementara fiber dan ikan tersebut milik orang lain yang menggunakan jasa angkutan saya dan akibat kejadian tersebut saya harus mengganti kerugian atas fiber serta ikan yang di ambil mereka secara paksa, jelas Samuel Siboro salah satu korban yang fiber dan ikannya diambil.

Kurangnya sistem keamanan dari pihak Kepolisian sepanjang Jalan Raya Pelabuhan menuju pintu tol Belmera dan tidak berfungsinya dengan baik Pos Polisi yang berdiri di simpang Kampung Salam membuat pelaku leluasa  melakukan aksinya pada malam hari antara jam 20.00 wib hingga tengah malam.

“Setiap melakukan aksinya pelaku berjumlah paling sedikit tujuh orang bahkan lebih dan berbagai tugas masing-masing dengan menggunakan penutup muka seperti, Sabo serta masker agar sulit untuk ditandai”, jelas Rustam Hutagaol (52) warga Jalan Pajak Simpang Limun Medan korban yang nyaris kena bacok dan kaca mobilnya sebelah kanan pecah di lempar batu.

Para supir korban lemparan batu dan pungli jalanan saat mendatangi Polres Pelabuhan Belawan.
Para supir korban lemparan batu dan pungli jalanan saat mendatangi Polres Pelabuhan Belawan.

“Kami belanja ke Belawan dari tahun 2006 dan Polres belum ada disini (red) tapi beberapa hari belakangan ini kejahatan di sini akhir-akhir ini meningkat luar biasa, ngga taulah harus bilang apa lagi dan kami datang ke Polres ini bertujuan untuk minta perlindungan pihak Kepolisian”, ujar Boru Gultom (52) warga Medan Tembung.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, ketika dikonfirmasi awak media kami terkait kedatangan para supir mobil pick up pengangkut ikan dari Gabion Belawan menyampaikan keluhannya ke Mako melalui WhatsApp pribadinya membenarkan laporan para supir itu.

Kata dia, “mereka sudah buat laporan kemudian diterima di SPKT dan kemudian Sat Reskrim melakukan pemeriksaan”.

Setelah itu cek tempat kejadian perkara (TKP) dan ada saksi diperiksa. Diduga yang melakukan pelemparan mobilnya sudah kita ketahui pelakunya”, tutup AKBP Janton Silaban. (Win)