Selamat Jalan Tjut Agam, Perjuangan Mu Kami Lanjutkan

oleh -151.579 views
Selamat Jalan Tjut Agam, Perjuangan Mu Kami Lanjutkan
Adnan NS dan Teuku Tjut Agam. (Foto dokumen pribadi)

Jakarta | MEDIAREALITAS – Innalillahi Wainnailaihi Rajiun, Tokoh Pemekaran Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS), Teuku Tjut Agam, berpulang ke Rahmatullah, Selasa 20 Februari 2024 malam, pukul 22.05 WIB, di rumahnya Gampong Tanjong Bungong, Pungki.

Adnan NS, salah satu tokoh pemekaran ‘Provinsi Abas’ itu, dari Jakarta menyatakan duka sangat mendalam atas meninggalnya Kolonel Tjut Agam.

Kata Adnan, kabar meninggalnya mantan Ketua DPRK Aceh Barat dan pernah duduk sebagai Ketua DPD Golkar itu, mengejutkan warga Aceh dan Jabodetabek.

Berita duka itu pun, turut disebarkanya melalui pesan WhatsApp dan telepon seluler miliknya, hingga Rabu dinihari.

Sebagai seorang Pati di jajaran TNI, pernah berkali-kali menjabat dan merangkap tugas sebagai Dandim, proses pemakaman Kolonel Tjut Agam, dilaksanakan secara militer, Rabu 21 Februari 2024 siang.

Adnan menuturkan, suami mantan Polwan asal Bogor ini, sejak akhir 2023 terbaring total di tempat tidur, paska terjatuh di kamar mandi. Sebelumnya, mantan Ketua Satgas Tim Keamanan dan Pengawasan Hutan (TKPH) Aceh ini, sempat dirawat di RSUD Cut Nyak Dhien, Meulaboh akibat mengalami struk ringan di bagian otak.

BACA JUGA :   Sambut HUT Aceh Singkil, Polres Gelar Bakti Sosial

“Tim dokter menanganinya, menyarankan untuk operasi pada batok tengkoraknya, namun pihak keluarga menolaknya.”

Hal itu disampaikan isterinya, Hajjah Zainab, “Kepada saya,” Adnan menyebutkan, saat itu datang bersama putranya Muhtadi Khadafy, membesuk Tjut Agam pada 4 Januari lalu.

Saat itu, kenang Adnan NS, memori mantan “serdadu” terkenal berani, dengan postur kecil beruban lebat ini, sudah sangat menurun.

Saat dikunjungi sahabat juniornya dalam pemekaran ini, Zainab seperti menerawang kosong. Dan berinisiatif menyuruh di video pesan terakhir Tjut Agam.

Waktu itu Tjut Agam lama sekali berpikir. Kemudian ketika didesak, almarhum hanya mampu menjawab dua patah kata saja: “Abas?…… Dilaannjutkan”, tiru Adnan NS, menyampaikan pertemuan terakhirnya itu kepada para wartawan, via telpon seluler dari Jakarta, Rabu malam.

Kepada awak media via seluler, Adnan NS pun mengatakan, dia sedang mengikuti pagelaran puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Ancol, Jakarta.

Mantan Ketua Pemekaran Kabupaten Aceh Jaya itu lalu melanjutkan pesan WhatsAppnya kepada wartawan, saat diminta komentar meninggalnya Tjut Agam, Tokoh Pemekaran “Provinsi ABAS”.

BACA JUGA :   Truk dan Sepmor Kecelakaan di Gunung Meriah, Polisi Olah TKP

” Kami akan melanjutkan perjuangan mu untuk pemekaran,” tulisnya.

Qullunafsin Zaikatul Maut/Setiap Yang Bernyawa Pasti Akan Mati

Ayahanda kita Kolononel Inf Purn. Teuku Tjut Agam telah menghadap sang Khaliq, Selasa (20/02/2024) pukul 22.05 di Gampong Tanjong Bungong, Pungki, Kaway XVI, Aceh Barat dan telah dikebumikan tadi siang.

Menyangkut tentang langkah perjuangannya sebagai Ketua Komite Persiapan Pemekaran Provinsi Abbas (KP3A), tentu adalah tekad kami bersama untuk melanjutkan perjuangan.

Dalam rencana besar ini, sebagaimana pernah kami ikrarkan untuk tercapainya suatu tujuan hakiki ini, kita tidak mengenal langkah surut. Tokoh perjuangan boleh silih berganti karena panggilan Ilahi Rabbi, namun perjuangan pemekaran ABAS tidak tidak boleh berhenti.

Perjuangan sudah disepakati pada 2003 ini, di belahan wilayah Barat Selatan, Aceh (BARSELA), merupakan perjuangan tidak pernah bertepi (Kecuali tujuan hakikinya sudah tergapai dan masyarakat akan menikmati.

“Selamat jalan Tjut Agam meutuah, kiprah, jasa dan perjuangan mu yang nyaris berdarah-darah, tetap akan kami teruskan.”

Penulis: Rahmad
Editor: DEPP