Perantau Aceh Meninggal Dunia Di Malaysia, Haji Uma Bantu Pemulangan Jenazah

oleh -127.759 views
Perantau Aceh Meninggal Dunia Di Malaysia, Haji Umum Bantu Pemulangan Jenazah
Perantau Aceh Meninggal Dunia Di Malaysia, Haji Umum Bantu Pemulangan Jenazah. (foto ist)

Banda Aceh | MEDIAREALITAS – Seorang warga Aceh asal Kabupaten Pidie, Sabirin, 52 tahun, meninggal dunia di Kedah Darul Aman, Malaysia, Minggu 26 November 2023.

Jenazah almarhum saat ini berada di Kulim Hospital, Kedah Darul Aman, dan rencana akan pulangkan ke Aceh melalui Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara.

Kabar meninggalnya warga Aceh di Negeri Jiran Malaysia ini disampaikan anggota DPD RI asal Aceh, Haji Sudirman akrab disapa Haji Uma.

Kata Haji Uma, dirinya menerima surat dari Keuchik Gampong Pante Kulu Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, surat itu berbunyi meminta bantuan fasilitasi untuk pemulangan jenazah.

Sebelumnya Haji Uma juga berkoordinasi dengan Toke Muh, salah satu unsur masyarakat Aceh di Malaysia yang ikut membantu proses pemulangan jenazah Sabirin.

Dari kronologis disampaikan Toke Muh padanya, diketahui jika almarhum baru mengalami sakit sekitar tiga bulan bekerja di Malaysia dan bekerja di Pahang. Lalu pindah ke daerah Kedah Darul Aman.

BACA JUGA :  Jemi Rhoma Resmi Ditetapkan sebagai Bakal Calon Geuchik Gampong Jawa Periode 2026–2032

Kata Sudirman, saat awal bekerja di Kedah Darul Aman, almarhum sering mengalami demam, hingga beberapa hari terakhir sakitnya makin parah. Almarhum sempat diajak ke rumah sakit oleh warga Aceh lainnya namun menolak.

Pada Minggu kemarin, tubuh almarhum mengeluarkan keringat dan terlihat oleh tetangga yang kemudian menghubungi rekan sesama Aceh Almarhum. Namun setibanya rekan almarhum, ternyata sudah meninggal dunia.

Jenazah almarhum selanjutnya dibawa ke Kulim Hospital oleh pihak polisi guna dilakukan pemeriksaan. Toke Muh pun berkomunikasi dengan pihak keluarga di Aceh terkait pemulangan jenazah.

Pemulangan jenazah ke Aceh butuh biaya sebesar 20 juta, namun keluarga hanya memiliki biaya 15 juta. Untuk sisa biaya tercukupi dari hasil pengumpulan sumbangan oleh Komunitas masyarakat Aceh disana, ucap Haji Sudirman.

Sementara biaya kargo jenazah dibantu Haji Uma , Haji Uma juga memfasilitasi ambulance dari BP2MI Aceh dengan sharing biaya sebahagian dari BP2MI Aceh dan sebahagian lagi dari Haji Uma untuk pemulangan jenazah dari Bandara Kuala Namu menuju kediaman keluarga di Kecamatan Titueue, Pidie.

BACA JUGA :  Jemi Rhoma Resmi Ditetapkan sebagai Bakal Calon Geuchik Gampong Jawa Periode 2026–2032

Jenazah almarhum Sabirin, tiba di Bandara Kuala Namu, Selasa 28 November 2023 sekitar pukul 15.00 Wib, dan selanjutnya akan langsung diberangkatkan ke Kabupaten Pidie.

Penjemputan Jenazah Almarhum di lakukan Oleh Staf penghubung Sumutra DPD RI Fajri dan nanti akan di antar kerumah duka Oleh Staf Haji Uma Kabupaten Pidie Musdir Ilyas

Haji Uma mengucapkan terimakasih kepada Ketua kesatuan Masyarakat Aceh Penang Toke Muh dan seluruh masyarakat aceh yang telah membantu dan melakukan fardhu kifayah dan semoga mendapatkan balasan dari Allah subhanahu wataala serta keluarga tabah menghadapi cobaan ini

Edito: Rahmad