Pelayanan Kesehatan Semakin Buruk : LSM PuTra Dan DPRK Desak Bupati Pidie Jaya Copot Direktur RSUD

oleh -904.759 views
LSM PuTra Dan DPRK Desak Bupati Pidie Jaya Copot Direktur RSUD
Anggota DPRK Pidie Jaya Fakhrurrazi dan Zikrillah, Direktur LSM PuTra

Pidie Jaya | Realitas – Karena terjadinya pelayanan yang buruk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, LSM PuTra meminta Bupati Kabupaten Pidie Jaya, Aceh mencopot Direktur RSUD Pidie Jaya dari jabatannya.

Desakan ini disampaikan Zikrillah, Direktur LSM PuTra, menyusul terjadinya tindakan yang menurutnya kurang manusiawi terhadap pasien salah satu anak bayi mengalami sesak sampai meninggal dunia di RSUD Pidie Jaya akibat lambatnya penanganan dari dokter anak (viral di vidio fb) sejak kemarin, demikian disampaikan Zikrillah kepada sejumlah Wartawan Rabu (24/5/2023) di Pidie Jaya.

Lebih lanjut disampaikan kita sangat menyedihkan, peristiwa menyayat hati akibat pelayanan yang tidak optimal di RSUD Pidie Jaya kembali terjadi, ujar nya.

Setelah pada tahun 2021 lalu, pasien melahirkan dalam pampers dan banyak hal lainnya terjadi karena buruknya pelayanan tidak terekspos media,” tuturnya

Dua peristiwa yang sangat menyayat hati tersebut dan sangat viral di media online maupun media sosial sudah cukup membuat masyarakat Kabupaten Pidie Jaya emosi dengan kondisi pelayanan yang tidak optimal di RSUD Pidie Jaya, Cerita Zikri

“Bahkan selama ini kami (LSM PuTra) kerap menerima laporan dari masyarakat terkait pelayanan di RSUD Pidie Jaya yang tidak maksimal. Padahal status rumah sakit tersebut sudah Tipe-B,” pungkasnya

Katanya Zikri lagi, Kelalaian dalam pelayanan hingga menyebabkan kematian merupakan suatu tindak pidana. Dalam hal ini kami juga mendesak pihak berwajib untuk turun tangan menyelidiki kasus pelayanan yang terjadi di RSUD Pidie Jaya.” Pintanya

“Masyarakat Pidie Jaya sudah cukup bersabar dengan kondisi pelayanan yang terindikasi mengabaikan pasien di RSUD Pidie Jaya. Untuk itu, LSM PuTra minta Pemkab Pidie Jaya segera mencopot jabatan dr. Fajriman selaku Direktur RSUD tersebut.

Sementara itu Anggota DPRK Pidie Jaya ditempat terpisah, mendesak Bupati Copot dr Fajriman dari Jabatannya.

Banyaknya keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya mendapat tanggapan serius dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan, sebagian masyarakat mendesak Direktur RSUD yang dijabat oleh dr Fajriman, Sp.S., M.Si untuk mundur mundur dari jabatannya.

Anggota DPRK Pidie Jaya, Fakhrurrazi, ST juga ikut menanggapi apa yang terjadi di RSUD Pidie Jaya dan sudah viral di media sosial dan media massa lainnya.

Politisi PNA itu mengatakan, Direktur RSUD saat ini dianggap tidak mampu memimpin managemen RSUD. Bahkan dirinya meminta direktur RSUD Pidie Jaya untuk segera mundur dari jabatannya.

“RSUD Pidie Jaya sudah terakreditasi dan berstatus tipe B. Namun, acap kali silih berganti ada laporan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan RSUD sebagai ruma sakit yang sudah terakreditasi tidak kunjung membaik,” ungkap Fakhrurrazi yang juga Anggota Badan Legislasi DPRK Pidie Jaya.

Untuk itu, politisi PNA dari Dapil IV Pidie Jaya ini menegaskan, berbagai persoalan yang muncul ini jelas membuat managemen rumah sakit yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut seperti tidak layak menyandang status terakreditasi tipe B.

“Jika hal ini tidak diselesaikan, saya yakin akan muncul keluhan-keluhan lainnya, oleh sebab itu harus dievaluasi dan sudah sepantasnya Direktur RSUD Pidie Jaya diganti,” ungkap Fakhrurrazi kepada media Liputan Gampong News agar pesan ini saya sampaikan kepada Bupati secara kolektif dan kolegial. (red)