Ketua DPRK Sesalkan KSOP Hambat Izin Ekspor Di Pelabuhan Kuala Langsa

oleh -151.759 views
Ketua DPRK Sesalkan KSOP Hambat Izin Eksport Di Pelabuhan Kuala Langsa
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Langsa, Maimul Mahdi

Langsa | Realitas – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Langsa, Maimul Mahdi, menyesalkan pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kuala Langsa menghambat ekspor di Pelabuhan Kuala Langsa.

“Kami sangat sesalkan tindakan yang dilakukan oleh pihak kepala KSOP Kuala Langsa yang menghambat izin eksport di pelabuhan Kuala Langsa,” tegas Maimul Mahdi kepada wartawan, Rabu (1/3).

Menurutnya, jangan ada pihak yang ingin mengagalkan atau menghambat terkait ekspor dan impor yang akan dilakukan oleh pihak Pemko Langsa pada tanggal 7 Maret 2023 mendatang.

Adapun alasannya kenapa Pemko Langsa komit sekali dengan ekspor ini karena memang wacana ekspor dan impor ini sudah lama digagas sejak masih masa kepemimpinan Usman Abdulalah-Marzuki Hamid (Umara) hingga saat ini yakni Pj Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid.

BACA JUGA :  Bakamla RI Lepas Keberangkatan Kapal ICG Vigraha

Karena dengan adanya ekspor dan impor di Kuala Langsa dampaknya juga kepada masyarakat Kota Langsa yakni membangkitkan perekonomian dan bergeliatnya sekmen UMKM warga.

“Saya sangat menyesalkan ada pihak yang mencoba menghambat apakah itu KSOP atau pihak lainnya dan ini sangat bertentangan dengan semua pihak termasuk Forkompimda Langsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Aceh juga saat ini telah menggodok qanun tata niaga meskipun belum selesai, namun disamping itu juga Aceh memiliki kekhususan tersendiri yakni terkait izin eksport dan import kepada seluruh pelabuhan di Aceh dan khususnya di Kota Langsa harus diberikan izin perdagangan.

BACA JUGA :  Desak Camat Lenteng Turun ke Lokasi Proyek TPT Meddelan

“Izin eksport dan import ini termaktub dalam MoU Helsinki dan harus diimplemtasikan di Aceh begitu juga di Kota Langsa,” terang Maimul Mahdi yang juga politisi Partai Aceh (PA) itu.

Kemudian, kalau memang ada pihak yang ingin menghambat izin eksport maupun import di Pelabuhan Kuala Langsa maka siap untuk berhadapan dengan stakeholder Pemko Langsa bahkan Forkompimda Kota Langsa.

“Saya geram sekali Ikhwal pihak KSOP Kuala Langsa yang mencoba hambat Kapal KM Nagata yang akan melakukan ekspor di Pelabuhan Kuala Langsa dan ini sangat serius saya tanggapi,” pungkasnya. (*)