Pemerintah Harus Cari Solusi Untuk Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal di Muara Enim

oleh -223.759 views
Pemerintah Harus Cari Solusi Untuk Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal di Muara Enim

Muara Enim | Realitas – Pasca aksi damai yang dilakukan masyarakat desa lingga ke PT Bukit Asam beberapa Minggu di Banko Barat, akhirnya Pemkab Muara Enim panggil Pokja Desa Lingga terkait rekrutmen tenaga kerja lokal untuk dimediasi sistem penerimaan tenaga kerja bertempat diruang rapat Pemkab Muara Enim. Kamis (24/11)

Sebagai kata pengantar dalam pertemuan, Pj. Sekda Muara Enim H. Riswandar dengan Pokja Desa Lingga menyampaikan, adanya kepercayaan kepada Pemerintah untuk mencarikan solusi dalam penyelesaian antara PT. PPA dengan Pokja Desa Lingga terkait rekrutmen tenaga kerja.

Kemudian lanjut Riswandar “untuk penyelesaian rekrutmen, kita akan adakan pertemuan dengan petinggi PT Putra Perkasa Abadi ((PT. PPA) yang dapat mengambil kebijakan, pemkab Muara Enim yang akan memediasi dan hal ini tidak bisa secara instan,” jelasnya.

Terkait mediasi dengan pihak manajemen PT. PPA, akan dibuat surat, nanti akan dijadwalkan hari selasa atau Rabu, kita beri sper waktu, agar perusahaan bisa menjadwalkan waktunya untuk mediasi dengan Pokja Desa Lingga sehingga dapat menghadirkan pejabat yang bisa mengambil kebijakan agar dapat menghasilkan solusi yang terbaik.

“Saya berharap, Pokja Desa Lingga bisa mengerti dengan kondisi saat ini dan tetap bersabar,” pintanya

Sementara dari pihak Pokja Desa Lingga yang diwakili Ujang Nangwi atau Jangkok sapaan akrabnya juga mengatakan, pasca aksi damai yang digelar masyarakat Desa Lingga beberapa bulan yang lalu, kemudian berujung mediasi di balai Desa Lingga, disarankan AKBP. Aris Rudyanto Kapolres Muara Enim saat itu, hadir juga kadisnaker dan Camat Lawang Kidul, untuk dibentuk Pokja Desa Lingga sebagai Ketua Camat Lawang Kidul.

Lanjutnya “kami ingin diakui kalau Pokja Desa Lingga sudah terbentuk dan akan dilegalkan sehingga Pokja Desa Lingga jika akan melakukan aktivitas secara legal dan bisa dipertanggung jawabkan,” bebernya.

Saat ini sudah ada satker yang sudah terbentuk di Kecamatan Lawang Kidul, namun kami berharap, agar masyarakat Desa Lingga agar diperhatikan jangan hanya menjadi penonton saja, terutama kontraktor yang beroperasi di Desa Lingga.

Ditambahkan Kalam Ilahi, bahwa kami ingin masyarakat yang baru menyelesaikan studinya atau mereka yang belum memiliki skill agar diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan, sehingga mereka memiliki skill dan pada saat dibutuhkan mereka telah siap untuk bersaing dengan kemampuan yang mereka miliki sebagai bekal ke depannya.

Kemudian apa yang disampaikan Taufik Cikdin, selaku penasehat Pokja Desa Lingga “terbentuknya Pokja Desa Lingga yang difasilitasi Kapolres Muara Enim dihadiri GM UPTE PT BA, Kadisnaker, Camat Lawang Kidul dan perangkat Desa Lingga, Kapolres menunjuk Camat selaku Ketua Pokja,” ucapnya.

Dan saat ini ada yang namanya Satker Kecamatan, padahal terbentuknya Pokja setelah adanya aksi damai yang digelar masyarakat Desa Lingga.

“Terkait rekrutmen tenaga kerja dapat diberdayakan sistem ekonomi ke reaktif, buka usaha atau catering yang dibina CSR PTBA sebagai solusi dengan pola kemitraan,” tandasnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Pj. Sekda Muara Enim H. Riswandar, Dinas Tenaga Kerja, anggota Polres Muara Enim, Camat Lawang Kidul diwakili Sapar Avandi selaku sekcam, koordinator pokja dan anggota. (M Umar)