IKLAN YARA

Nanti Malam Gerhana Bulan Total di Indonesia

oleh -29.579 views

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – Gerhana Bulan total akan terjadi pada Selasa 8 November 2022, malam nanti Gerhana Bulan total adalah salah satu fenomena astronomi yang jarang terjadi.

Oleh karena itu, Anda jangan ketinggalan jadwal jam gerhana Bulan total yang akan terjadi di wilayah Indonesia nanti malam.

Apalagi, gerhana Bulan total pada Selasa 8 November 2022, malam nanti dapat dilihat di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Hanya saja, jadwal jam gerhana Bulan total di setiap wilayah berbeda-beda.

Mengutip dari berbagai sumber, gerhana Bulan 8 November 2022 ini memiliki durasi selama 1 jam, 24 menit, 58 detik dan durasi umbral selama 3 jam, 39 menit, 50 detik. Puncak gerhana Bulan total itu dapat disaksikan mulai Jam 18.00 WIB/19.00 Wita, atau 20.00 WIT.

BACA JUGA :   Kapolres Tangerang Selatan Menerima Penghargaan

Dampak gerhana Bulan

Ahli astronomi dan astrofisika Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional Thomas Djamaluddin mengatakan, tidak ada dampak langsung dari gerhana Bulan total 8 November 2022 ini. “Tidak ada dampak langsung, tetapi pasang maksimum di laut bisa dipengaruhi oleh konfigurasi Bumi-Bulan-Matahari,” jelasnya, pada (2/11/2022).

BACA JUGA :   Museum Rumah Adat Lingga Merupakan Sejarah Penting

Ia mengatakan, secara umum, konfigurasi Bumi, Bulan, Matahari memang akan berpengaruh pada pasang maksimum. Adapun terkait rob, menurutnya terjadi tidak bersamaan dengan gerhana. “Terkait dengan prakiraan rob awal November, banjir rob diprakirakan tidak bersamaan dengan terjadinya gerhana Bulan,” kata dia.

Banjir rob itu justru diprakirakan terjadi di Pantai Jawa Timur sekitar 7 November 2022. Sementara di Pantai Jawa bagian barat dan tengah diperkirakan sekitar 12 November 2022.

BACA JUGA :   Ada Apa Delapan Ormas Sambangi Mapolsek Rambang

Pengertian gerhana Bulan total

Thomas menjelaskan, gerhana Bulan adalah fenomena terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Fenomena ini terjadi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari berada pada satu garis lurus.

Bulan akan masuk seluruhnya ke dalam bayangan inti atau umbra Bumi.

Akibatnya, tidak ada sinar Matahari yang bisa dipantulkan ke permukaan Bulan. Saat puncak gerhana Bulan total terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah. (*)