Dipanggil Jokowi, Pejabat Polisi Dilarang Bawa Topi dan Tongkat Komando

oleh -127.579 views
Jokowi Panggil Pejabat Polisi
Foto: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

Jakarta | Realitas – Ditengah kerja keras Polri untuk menuntaskan kasus Ferdi Sambo dan tragedi stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil seluruh pejabat utama (PJU) Polri dan Kapolda serta para Kapolres dan Kapolresta seluruh Indonesia untuk datang ke Istana Negara, Jumat, (14/10/2022).

Belum ada penjelasan terkait pemanggilan para pejabat utama dan seluruh unsur pimpinan Polri itu. Tetapi berdasarkan Surat Telegram Rahasia (STR) dengan nomor: STR/764/X/HUM.1./2022 tertanggal Rabu 12 Oktober 2022 yang beredar di kalangan pewarta. Disebutkan,acara akan digelar pada Jumat 14 Oktober pukul 14.00.

Kepada pejabat utama Mabes Polri, Kapolda seluruh Indonesia, dan Kapolres/tabes seluruh Indonesia diminta hadir untuk mengikuti arahan Presiden Jokowi.

BACA JUGA :  Kejati Sumsel Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Tambang Rp555 Miliar

Sedangkan informasi yang beredar menyebutkan, para pejabat Polri diminta mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) tanpa tutup kepala (topi) dan tongkat komando.

Tidak hanya itu, para pejabat Polri yang diundang juga dilarang membawa ponsel dan hanya boleh membawa buku catatan dan pulpen. Polisi yang hadir juga tidak boleh membawa ajudan atau sering disebut sebagai ADC (Aide de Camp).

Belum ada penjelasan terkait apa yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Presiden Jokowi mempersilakan publik menunggu hasilnya.

BACA JUGA :  Anggota PWI Demo Desak Kongres Luar Biasa Digelar

“Besok didengarkan lah,” kata Jokowi usai meninjau Kantor Pos Kota Bandung, Jawa Barat untuk menyerahkan bantuan sosial BBM, Kamis (13/10) seperti dikutip dari Antara.

Tetapi Presiden Jokowi memastikan Kapolri masih dijabat oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang hingga saat ini masih bekerja keras dan membantu masyarakat.

“Kapolri masih Pak Listyo Sigit Prabowo. Saya melihat polisi masih kerja keras untuk membantu masyarakat, melayani masyarakat, itu yang saya lihat,” kata Presiden Jokowi. (*)