IKLAN YARA

Gubernur Papua Lukas Enembe Main Judi Buat Cari Hiburan Saat Sakit

oleh -38.579 views
Gubernur Papua Lukas Enembe Main Judi Buat Cari Hiburan Saat Sakit
Foto lama yang kembali muncul saat Gubernur Papua, Lukas Enembe, ditetapkan sebagai tersangka penerima gratifikasi oleh KPK. PPATK juga menemukan aliran dana sekitar Rp 560 miliar ke judi kasino. (Foto: Istimewa)

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin membenarkan kliennya memang bermain judi pada beberapa kasino di luar negeri.

Lukas bermain judi semata-mata untuk mencari hiburan saat dirinya sakit.

“Ketika dia sakit, dia cari hiburan, dia main judi apa namanya game itu di Singapura,” kata Aloysius di Jakarta, Senin (26/9/2022).

Hanya saja, dia menekankan aktivitas judi Lukas tidak menggunakan uang dengan jumlah besar. Dia menerangkan Lukas berjudi hanya untuk refreshing. “Santai-santai ketika dia sakit cari refreshing,” ungkap Aloysius.

Dia juga menegaskan sumber uang yang dipakai Lukas untuk judi berasal dari kantong pribadi. Lukas diklaim memiliki harta yang cukup untuk melakukan judi. “Ya pastilah (judi pakai uang pribadi) dia pimpinan. Dia punya duit,” tutur Aloysius.

BACA JUGA :   SMPN Negri 09 Tangsel Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri

Sebelumnya, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengeklaim memperoleh informasi seputar aktivitas judi dari Lukas Enembe. Disebutkan, Lukas diduga pernah berjudi di tiga negara berdasarkan informasi dari orang-orang terdekatnya.

“Terkait dengan Lukas Enembe yang diduga bermain judi di luar negeri, MAKI telah mendapat data dari orang-orang sekitarnya (Lukas) bahwa memang betul ada dugaan permainan judi di tiga negara, Manila (Filipina), Singapura, dan juga di Malaysia,” kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman dalam keterangan pers melalui video yang diterima Minggu (25/9/2022).

BACA JUGA :   Siswi SD Dirudapaksa Tetangganya

Diungkapkan Boyamin, Lukas berjudi di Hotel Crockford Sentosa apabila tengah berada di Singapura. Lukas berjudi di Casino Genting Highland jika sedang di Malaysia. Lalu, Lukas juga berjudi di Solaire Resort and Casino, Entertainment City apabila tengah menyambangi Filipina.

Sementara itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya dugaan transaksi S$ 55 juta atau sekitar Rp 560 miliar yang terkait dengan Lukas ke kasino. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya telah menelusuri keuangan Lukas sejak 2017.

BACA JUGA :   Ganjar Pranowo Pantas Dicalonkan Capres PAN 2024

Dari 2017 sampai saat ini, PPATK sudah menyampaikan 12 hasil analisis ke KPK terkait kasus Lukas yang dia sebut memiliki banyak variasi dengan nilai transaksi mencapai ratusan miliar.

“Salah satu hasil analisis itu adalah terkait dengan transaksi setoran tunai yang bersangkutan di kasino judi senilai S$ 55 juta atau Rp 560 miliar itu setoran tunai dilakukan dalam periode tertentu,” ujar Ivan saat jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Sumber: BeritaSatu.com