IKLAN YARA

Polres Aceh Singkil Evakuasi Mayat Di Bawah Pohon Sawit

oleh -25.579 views
Polres Aceh Singkil Evakuasi Mayat Di Bawah Pohon Sawit
Personel Polres Aceh Singkil mengevakuasi laki-laki yang di temukan sudah menjadi mayat dibawah pohon sawit, di Desa Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan, Jum’at (5-08-2022).

Aceh Singkil | Realitas – Personel Polres Aceh Singkil mengevakuasi laki-laki yang di temukan sudah menjadi mayat dibawah pohon sawit, di Desa Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan, Jum’at (5/8/2022).

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Iin Maryudi Helman, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Halim, SH menjelaskan, “Dari informasi salah seorang saksi , korban BS (56) bersama pengemudi JL(53) membawa mobil barang angkutan semen dari medan menuju singkil.

BACA JUGA :   Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Tebing Aceh Besar

Sesampai di Desa Lipat Kajang, pengemudi JL mengajak empat orang untuk melakukan pembongkaran barang sebanyak 50 sak di toko pertama dan 170 sak di toko kedua.

Pada saat melakukan pembongkaran di toko kedua, korban BS mengatakan kepada rekannya “ gak sanggup aku bang, panas dadaku, istirahat dulu aku bang” kemudian korban istirahat di samping gudang” ungkap kasat reskrim.

BACA JUGA :   Tak Benar Kapolda Metro Jaya Ditahan Terkait Kasus Ferdy Sambo

“Setelah selesai melakukan pembongkaran, JL mencari korban dan melihat baju korban tergantung di pelepah sawit, lalu JL memanggil-mangil korban, dan tidak ada sautan dari korban.

Pengemudi tersebut langsung mendekati baju korban yg tergantung, dan sekitar jarak 1.5 meter, JL melihat korban dengan posisi telentang dan sudah meninggal dunia.” Tambah kasat reskrim.

BACA JUGA :   Sosok Syahar Diantono Pengganti Ferdy Sambo, Dikenal Gemar Sedekah

Atas kejadian tersebut Pengemudi JL(53) melaporkan kejadian di Polsek Simpang Kanan. Dan hingga saat ini korban masih berada di Puskesmas Lipat Kajang, menunggu konfirmasi keluarga korban yg berada di Medan untuk mengantarkan jenazah.

Setelah di lakukan Visum Et Revertu oleh pihak Puskesmas Lipat Kajang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yg terjadi pada tubuh korban.(*)