Haji Uma: Jabatan Gubernur Aceh Bukan Pilihannya

oleh -275.759 views
Haji Uma Jabatan Gubernur Aceh Bukan Pilihannya
Anggota DPD RI H.Sudirman

Jakarta | Realitas – Anggota DPD RI H.Sudirman mengatakan, untuk sementara ini inceran kursi jabatan Gubernur Aceh, bukan pilihannya.

H Sudirman alias Haji Uma ditemui khusus Adnan NS Pemred Media Realitas di ruang kerjanya Selasa (22/03/2022).

Dalam pembicaraan khusus berlangsung hanya beberapa detik seputar merebak namanya sebagai salah seorang kandidat gubernur 2024.

Memberikan keterangan singkat atas pertanyaan Pemred ini, Haji Uma mengatakan, hingga detik ini untuk sementara belum pernah bermimpi untuk menjadi orang nomor wahid di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Anggota DPD RI H.Sudirman
foto istimewa

Begitu di desak ini kan sikap sementara anda, Pak Haji sebutan akrapnya di lingkungan Lembaga Senator ini? “Saya kan mengatakan sementara ini saja, kalau besok lusa kan lain ceritanya”, kilah Sang Komodi populis ini.

Pemred ini sengaja menerobos bilik pejabat negara ini di saat mana Dia sedang dikerubuti konstituennya dari berbagai daerah di Aceh.

BACA JUGA :  Ketua YARA Langsa Dampingi Korban Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah, ke Polres Langsa ‎

Para konstituennya yang sedang berkelakar dan riuh dengan gelak tertawa itu, spontan terdiam saat menerima mantan DPD Perintis ini di ruang yang sama.

Pria berbaju batik hitam berbunga dan berkopiah hitam menerimanya dengan senyum ramah dan menjawab pertanyaan dengan santun dan terpoltal.

Ketika dipancing tentang sikap masa nendatang, Haji Uma panggilan akrapnya di Aceh ini, Dia mengatakan: “Kita lihat nanti.Itu semua tergantung petunjuk Allah SWT”, katanya lagi sembari menggeser posisi pecinya itu, agak ke sebelah kiri .

Para Staff DPD RI, mempersilakan si Pemred ini. “Silakan masuk saja pak, bekas ruang bapak dulu yang sekarang menjadi ruang Senator Aceh Haji Sudirman, masih seperti dulu juga, ramai selalu”, ujar mereka.

Senator Sudirman kelahiran Aceh Utara ini, meskipun pada setiap pemilu sebagai peraih suara terbanyak, namun tetap memilih urutan kamar ketiga di Ruang 207 gedung A DPD RI itu.

BACA JUGA :  Polemik Kantin MBG Mencuat, PIC SPPG Yayasan Boga Gizi Sarana Maulidan: Kesejahteraan Berbasis Pendidikan Melalui MBG Lebih Menjamin dan Bermutu

Apalah arti urutan kamar, boleh duduk di mana pun yang penting kita berkerja untuk rakyat, katanya menimpali.

Dia mengatakan, pilihannya adalah wakil daerah di DPD RI, bukan jabatan gubernur pilihan utamanya.

Walaupun Pemilu dan Pilkada Aceh 2024 masih belum pasti, issue figur calon Gubernur Aceh mulai hangat dibicarakan.

Adapun sederetan nama kini bermunculan antara lain, Aminullah Usman (Walikota Banda Aceh, M.Nasir Jamil (DR RI), Muzzakir Manaf, Sudiman alias Haji Uma, Darwati, Abdullah Puteh, Azhar Abdurrahman, Usman Abdullah alias toke Su’uem, dan sederetan nama lainnya.

Sederetan nama ini mulai dibicaraka di tingkat elite politik walau sebatas warung kopi saja. (*)