Gempa 5,2 Getarkan Ibu Kota Aceh Barat

oleh -663.759 views
Tadi, Nias Selatan Diguncang Gempa
Ilustrasi

Aceh Barat | Realitas – Meulaboh, Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, digetarkan gempa berkekuatan magnitudo 5,2 pada Kamis (10/3/2022) siang sekitar pukul 11.26 WIB sehingga menyebabkan kepanikan bagi warga.

“Gempa ini tidak berpotensi terjadinya tsunami,” jelas prakirawan Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh Nagan Raya, Provinsi Aceh, Yoga Al Ma’ruf dalam keterangan di Meulaboh kepada awak media dinihari.

Yoga Al Ma’ruf menjelaskan, gempa tersebut berlokasi 41 kilometer barat daya Meulaboh, Aceh Barat, dengan kedalaman 15 kilometer.

Sampai berita ini diterbitkan mediarealitas.com belum menerima laporan tentang kerusakan di lokasi gempa tersebut.

Gempa di Aceh Barat Akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia

BMKG gempa tektonik dengan parameter magnitudo (M) 5,1 di wilayah Meulaboh Aceh Barat, Provinsi Aceh pada Kamis pukul 11.26 WIB akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (10/3/2022) disebutkan gempa tersebut sebelumnya tercatat berkekuatan M 5,2. Episenter gempa terletak pada koordinat 3,83° LU ; 95,83° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 Km Arah Barat Daya Kota Meulaboh, Aceh pada kedalaman 54 km.

BACA JUGA :  Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno.

Ia mengatakan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa berdampak dan dirasakan di daerah Meulaboh dengan skala intensitas III-IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah), daerah Calang dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran akan truk berlalu), daerah Banda Aceh dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Kemudian daerah Tapak Tuan dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) dan daerah Sigli dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

BACA JUGA :  Forkopimda Aceh Didesak Surati KPK, Bongkar Dugaan Setoran Tambang Ilegal dan Permainan Obral IUP

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,”.

Ia mengatakan hingga pukul 12.00 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan ( gempa susulan ).

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat diperjelas kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Kemudian dan pastikan bangunan tempat tinggal yang tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah.

Serta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), situs web (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), saluran telegram (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Sumber: antara