Edy Mulyadi Sebut Prabowo ‘Macan Jadi Mengeong, GP Marah!

oleh -200.759 views
Edy Mulyadi Sebut Prabowo ‘Macan Jadi Mengeong, GP Marah!
Edy Mulyadi Sebut Prabowo ‘Macan Jadi Mengeong, GP Marah!

Bogor I Realitas – Edy Mulyadi sebut Prabowo ‘Macan jadi Mengeong, ormas Garda Prabowo (GP) Jawa Barat mendatangi Mabes Polri untuk menyatakan Sikap tersebut karena sudah menghina Dewan Pembina Garda Prabowo itu tak bisa selesai hanya dengan minta maaf.

Sebelumnya, Edy menyebut sosok Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Dewan Pembina Garda Prabowo itu seperti macan mengeong.

Seluruh Jajaran Garda Prabowo (GP) Jawa Barat yang Di Pimpin Sakti Rara Domas menunjuk Endin SH.MH.CPL sebagai Tim Kuasa Hukum Mengawal Kasus dugaan Ujar kebencian yang mengaitkan nama Dewan Pembina Garda Prabowo (GP) Bapak Prabowo Subianto di Mabes Polri, agar proses Hukum berjalan sesuai undang-undang

Endin mengatakan kedatangan kami ke Mabes Polri untuk menyatakan sikap mengutuk keras pernyataan Edy Mulyadi terhadap Dewan Pembina Kami Garda Prabowo (GP) Bapak Prabowo Subianto kami meminta agar Kepolisian memproses secara Hukum yang berlaku di Indonesia, sebagai bentuk kemarahan kami, karena Edy telah menghina Bapak Prabowo Subianto Selaku Menham dan sebagai Dewan Pembina Garda Prabowo (GP) melalui konten di media sosial YouTube.

“Pernyataan Sikap ini murni kemarahan kami atas konten tersebut dan itu sudah menghina Dewan Pembina kami Garda Prabowo ” terangnya, Kamis (26/1/2022),

Lebih lanjut, Pernyataan Sikap tersebut juga sebagai pembelajaran agar Edy tidak merendahkan dan menghina orang lain dengan kata-kata tak sopan.

Selain itu juga agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Pasalnya, pernyataan Edy Mulyadi itu berpotensi mencederai kedaulatan NKRI dan memecah belah persatuan bangsa.

Tak hanya itu, Dewan Pembina Garda Prabowo (GP) Bapak Prabowo Subianto sendiri saat ini juga tengah menjabat sebagai pejabat negara yakni Menteri Pertahanan RI.

Endin menuturkan penghinaan terhadap Bapak Prabowo itu menyebabkan jajaran Garda Prabowo merasa tersinggung.

Kami berharap kasus ini tak hanya selesai dengan permintaan maaf saja namun juga harus ada proses hukum untuk memberikan pembelajaran.

Pernyataan Sikap ini murni spontanitas dari Seluruh Jajaran Garda Prabowo tanpa ada instruksi khusus.