IKLAN YARA

PT. BKPL Lakukan PHK Sepihak Terhadap 101 Karyawan

oleh -56.489 views
PT. BKPL Lakukan PHK Sepihak Terhadap 101 Karyawan

Muara Enim I Realitas – PT. Bangun Karya Pratama Lestari (BKPL) Subkontraktor PTBA yang beroperasi di Wilayah Izin Usaha Penambangan milik PT Bukit Asam Tbk. di duga telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap Puluhan karyawannya, akan tetapi pihak perusahaan hingga saat ini belum menyelesai kewajibabannya dengan membayar pesangon sesuai Peraturan Perundang Undangan Ketenagakerjaan yang berlaku.

Karyawan yang di PHK PT. BKPL melalui Serikat Buruh Bersatu Muara Enim Sektor PT BKPL Tanjung Enim sudah berkirim surat ke Dirut dan GM. UPTE PT. BA, sebagai owner PT. BKPL, memohon agar Membantu memfasilitasi untuk mediasi penyelesaian pembayaran uang pesangon dan hak yang belum di terima termasuk kepesertaan BPJS ketenagakerjaan yang tidak di bayar terhitung dari bulan Juli 2021, akan tetapi pertemuan Hanya Berlangsung di kantor security serta belum ada penyelesaian dan kesepakatan.

Hal ini di sampaikan Sulyadi selaku karyawan dan pengurus Serikat Buruh Bersatu Muara Enim sektor PT BKPL di dampingi peteran Hadi dan Karyawan BKPL Yang di PHK, kepada awak media di Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumsel, Senin (29/11/2021).

BACA JUGA :   Dumptruk Bawa Batubara PT. BAT Tidak Gunakan Terpal di Jalan Raya

Sulyadi atas nama Ketua Serikat Buruh Bersatu Muara Enim di dampingi Peteran Hadi dan kawan kawan selaku karyawan yang di PHK saat di bincangi awak media menyampaikan, kawan kawan ini di PHK secara sepihak oleh PT BKPL, kenapa saya katakan PHK sepihak, karena tiba tiba memberikan surat PHK tanpa pemberitahuan dan musyawarah terlebih dahulu baik dengan serikat pekerja maupun karyawan,

“Alasan PHK itu bahwa perusahaan sudah tiga tahun berturut turut rugi, sebagian pekerjaan di kasih ke PT Lain, Sehingga untuk membayar pesangon di bayar 1x upah tapi dengan down paymen 10 juta sisa nya di kredit selama 12 kali, kawan kawan keberatan dengan metode pembayaran dari BKPL tersebut Karena Tidak lazim, di mana mana PHK sekali bayar,” jelasnya.

BACA JUGA :   Polisi Harap Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis di Muara Enim

Masih di tempat yang sama Sulyadi menambahkan” BKPL tidak mau dengan alasan tidak punya duit, padahal pekerjaan dan tagihan masih ada di PTBA, makanya kawan kawan yang di PHK sudah 2 kali mengajukan surat ke PT. BA untuk minta bantu memfasilitasi memediasi, menyelesaikan masalah ini, tapi sampai saat ini managemen PT. BA tidak mau menerima perwakilan Karyawan BKPL yang di PHK bahkan tidak mau membantu, yang di sampaikan melalui asisten manager security bahwa PT. BA menyarankan di selesaikan berdasarkan peraturan yang berlaku,”ungkapnya.

Saat dikomfirmasi GM. UPTE. PT. Bukit Asam Venvri Sagara tentang karyawan yang di PHK sepihak PT. BKPL dan juga penyelesaian hak hak karyawan secara kredit mengatakan” kami sudah manggil BKPL 2x meminta penjelasan mengenai hal tersebut”.

Kemudian sudah dilakukan mediasi juga mengenai hal tersebut”.

“Terakhir pernyataan BKPL bahwa hal ini sudah diranah hukum”.

BACA JUGA :   Polisi Harap Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis di Muara Enim

“Yang pasti kami akan selalu monitoring mengenai hal ini. Dan kita tetap berupaya melindungi hak-hak karyawan kontraktor /mitra kerja PTBA agar dipenuhi sesuai peraturan yang berlaku”. Demikian jelas Venvri.

Ketika di konfirmasi Ameng selaku manager PT. BKPL melalui WhatsApp di no 081379xxxx menyampaikan,”Benar adanya saat ini PT. BKPL sedang ada permasahan dengan karyawan terkait masalah PHK dan saat ini proses sedang bejalan.

Perlu kami sampaikan bahwasanya perusahaan dalam hal ini PT. BKPL telah melimpahkan / menguasakan semua permasahan dgn karyawan kepada kantor Hukum.

Oleh karena itu utk mendapatkan info yg yg lebih akurat dapat menghubungi kuasa Hukum PT. BKPL.Demikian di sampaikan atas perhatianya di ucapkan terimakasih,”tulis nya.

Sementara kuasa hukum PT. BKPL ketika di konfirmasi melalui Whats App di nomor 081278xxxxx hingga berita ini di tayangkan belum memberikan penjelasan dan hanya membalas,”Ok sy ada d dprd ME skrg”Singkat nya. (M. Umar/Tim)