IKLAN YARA

YARA Minta Payung Hukum ke Komisi III DPR RI Terkait Kasus Ini

oleh -24.489 views
YARA Minta Payung Hukum ke Komisi III DPR RI Terkait Kasus Ini
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – Terkait kasus penembakan di Pos Polis Panton Rheu Aceh Barat yang terjadi  pada hari, Kamis (28/10/2021) yang lalu, dan penetapan tersangka DP, (27) oleh karena itu, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin, SH menyampaikan pengaduan kepada komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Ketua YARA Safaruddin, SH. terkait kasus ini disampaikan langsung kepada Komisi III DPR RI melalui anggota komisi III yakni Nasir Jamil.

Adapun dalam pertemuan itu, Safaruddin, SH., menyampaikan jika kasus yang menjerat DP tersebut saat ini sedang didampingi oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).

BACA JUGA :   Warga Aceh Gencar Borong Unit Apartemen Podomoro City Medan

Safaruddin, SH. juga meminta adanya perlindungan hukum dari Komisi III DPR RI, lantaran pendampingan hukum oleh YARA terhadap DP yang ditetapkan tersangka, kasus itu diduga memiliki kaitan dengan aktivitas ilegal mining atau tambang emas ilegal yang selama ini beroperasi di Aceh Barat.

BACA JUGA :   Mahasiswa IAIN Langsa Muhammad Reza Terpilih Jadi Presiden Hpi Se-Indonesia

Lebih lanjut Safaruddin, SH., kami minta perlindungan hukum dari Komisi III DPR- RI dalam hal ini, karena investigasi yang kami lakukan di lapangan ada dugaan berkaitan dengan aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi di Aceh Barat,” ujar Safaruddin, SH. kepada awak media, Minggu (7/11/2021).

Selanjutnya Safar juga menambahkan, ia juga meminta kepada Komisi III untuk ikut menelusuri kasus tersebut agar penegakan hukum tidak membuat masyarakat apatis terhadap rasa keadilan.

BACA JUGA :   M Nasir Djamil Anggota Komisi III DPR RI : Minta Polda Aceh Tangkap Pelaku Pembakaran Mobil Ketua YARA Langsa

Terkait hal yang di sampaikan oleh Ketua YARA, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)-RI Derah Pemilihan Aceh II ini berjanji akan menyampaikan pengaduan ini di Rapat Dengar Pendapan (RDP) dengan Pimpinan Polri. (red)