IKLAN YARA

Singgung Wibawa Pemkab Bogor Soal Polemik Tower Tidak Berizin

oleh -37.489 views
Pemkab Bogor Diduga Tutup Mata Ada Tower TBG dalam Kubah Mesjid
Tower yang di bangun tampa Izin/ist
UPDATE CORONA

Bogor | Realitas – Polemik maraknya tower berdiri di Kabupaten Bogor dan beroperasi tidak berizin terus menjadi perhatian publik.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Lsm Penjara Pn Deddy Karim kepada awak media, Senin (15/11/2021) menyesalkan sikap pemkab Bogor yang tak kunjung berani mengambil tindakan tegas.

Sebab hal ini juga menyangkut wibawa pemerintah Kabupaten Bogor.

”Kalau saya melihat persoalan terkait tower, sebenarnya persoalan yang lebih utama bukan pada pemasukan PAD, tapi lebih dari itu adalah penegakan aturan dan wibawa pemerintah Kabupaten Bogor ,” tegas Deddy Karim.

BACA JUGA :   Aliansi LSM Dukung, KP Norman Hadinegoro Menjadi Menteri ATR/BPN

“Menurutnya, jika kondisi seperti ini dibiarkan berlarut-larut, tentu akan menjadi preseden buruk bagi pemkab Bogor sendiri.

”Masyarakat pastinya sudah bisa menilai sendiri,” tegasnya.

Dikatakan Deddy, sebuah pemerintahan akan berjalan baik jika aturan ditegakkan.

Termasuk dalam hal ini dalam menyikapi bangunan tower tak berizin.

Dan ingat, aturan seperti perda IMB dan perda pengendalian menara telekomunikasi juga dibuat tidak gratis termasuk korps penegaknya juga dibayar dari uang negara. ”

BACA JUGA :   Aliansi LSM Dukung, KP Norman Hadinegoro Menjadi Menteri ATR/BPN

Menurutnya, tindakan Satpol PP menyegel tower tak berizin tanpa menonaktifkan tower, justru menunjukkan lemahnya penegakan aturan.

”Kalau terus-terusan mentalitasnya seperti ini, kapan pembangunan di Kabupaten Bogor akan maju,” tegasnya

Selain itu, temuan LSM PENJARA PN Lebih kurang lima puluh titik tower yang sebagian sudah berdiri dan beroperasi belasan tahun tanpa izin menunjukkan lemahnya pengawasan dari pemerintah Kabupaten Bogor Selain itu, menjadi hal yang janggal.

BACA JUGA :   Aliansi LSM Dukung, KP Norman Hadinegoro Menjadi Menteri ATR/BPN

”Kalau tidak ada yang beking mereka tidak berani. Karenanya indikasi ada personal yang bermain sendiri patut ditelusuri,” tegasnya.

Dikatakan, pembangunan manera seluler memang harus melaui tahapan cukup panjang.

Salah satunya memastikan bangunan tersebut nantinya aman.

”Kalau misalnya pendiriannya tidak sesuai spesifikasi, maka akan sangat membahayakan masyarakat,” tegas Deddy Karim. (Eka Gondrong)