IKLAN YARA

Ormas Projo DPC Simeulue: Laporkan Proyek Ground Tank Taman Kota Sinabang

oleh -100.489 views
Ormas Projo DPC Simeulue Laporkan Proyek Ground Tank Taman Kota Sinabang
UPDATE CORONA

Simeulue I Realitas – Ormas Projo melaporkan ke Kejari Simeulue, terkait proyek Ground Tank Taman kota sinabang nomor kontrak 600/02/ SPK/DOKA -BPBD /2021 yang dilaksanakan oleh CV. TAUHAU terkait kegiatan tersebut diduga terindikasi dan di duga gagal perencanaan. (Rabu,24/11/21)

Ketua DPC Projo Simeulue Yusuf Daud menyampaikan pada awak media, dalam rangka mendukung program Pemerintah di bidang penegakan Hukum.

Oleh sebab itu, diduga ada indikasi perbuatan melanggar hukum. Maka Projo Simeulue mengambil sikap untuk membuat laporan pengaduan demi keadilan.

BACA JUGA :   MTQ Ke-XXXVIII Agara Kembali Di Gelar

\Bahwa terkait komitmen tersebut pada tgl 14 November 2021, kami mendapat informasi tentang adanya “Pembangunan Ground Tank Taman Kota Sinabang” tidak melakukan penyelidikan tanah (soil investigation) sondir sebagaimana yang di muat dalam pemberitaan salah satu media online, Imbuh yusuf.

Untuk akurasi informasi maka pada tanggal 18 November 2021, kami dari Projo DPC Simeulue mendatangi lokasi dan diperoleh data databsebagai tersebut :
Nama paket Pembangunan Ground Tank taman kota sinabang
Nomor kontrak 600/02/SPK/ DOKA-BPBD /2021.
Nilai Kontrak: Rp. 919. 000.000.
Perencana: PT. Cendikia Pratalenta
Pelaksana: CV. Tauhau
Nama direktur: Samsul utomo
Pengawas: CV.Gemilang Mandiri Consultant
Tanggal mulai: 21 juli 2021
Tanggaal selesai: 31 Desember 2021
Sumber dana: DOKA

BACA JUGA :   Aneuk Kleng : Minta Bupati Aceh Timur Jangan Tutup Mata Perbaiki Jalan Tanjong Menje-Luengsa yang Berlobang

Dugaan pelaksanaan kegiatan (kontraktor) yang tidak cermat menganalisa standar pekerjaan pada saat penawawaran.

Konsultan perencanaan diduga lalai dan tidak memamahami stadarnisasi jenis pekerjaan tersebut, kuasa pengguna anggaran (KPA) diduga tidak teliti terhadap hasil perencanaan yang tidak sesuai standar

Dan begitu juga Panitia PelaksanTehnis kegiatan (PPTK ) diduga tidak cermat memonitoring progres yang seharus nya melakukan komplain pada saat start awal kegiatan yang jelas jelas tidak sesuai standar ” Tutup Yusuf”. (Zulfadli)