IKLAN YARA

Guru Besar UNI Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr A Hamid Sarong Tutup Usia

oleh -43.489 views
Guru Besar UNI Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr A Hamid Sarong Tutup Usia
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – Guru besar Universitas Islam Negeri (UNI) Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr A Hamid Sarong SH MH tutup usianya pada hari ini (Rabu 24/11/2021) di Rumah Sakit (RSUDZA).

Prof Dr A Hamid Sarong SH MH salah satu guru besar di Universitas Islam Negeri (UNI) Ar-Raniry Banda Aceh dan sekaligus Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Aceh

Diketahui, Prof A Hamid Sarong meninggal dunia dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

BACA JUGA :   Open Turnamen Camat CUP Ke-1, Laga Pembuka Tim Polres Simeulue

Informasi meninggalnya Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Aceh, beredar luas di beberapa Whatsapp Grup (WAG) sejak pagi tadi.
Sederet tokoh Aceh menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Sang Profesor.

Anggota DPD RI asal Aceh, M Fadhil Rahmi juga menyampaikan belasungkawa lewat postingan di fanspage Facebook.

Selain itu, tokoh Aceh lainnya, Badruzzaman Ismail MHum juga menyampaikan kabar duka cita melalui WAG.

“Innalllahi wainna ilaihi rajiun Smg alm sahabat Ptof.Dr.A.Hamid Sarong, SH.MH yg telah berpulang kerahmatullah hari ini husnul khatimah. Diterima di sisi Allah penuh maghfirah dlm syurga rahmah Jannatunnaim. Amiin. Kel bersabar sembari berdoa kelapangan ridha Allah SWT Bad.kel,” tulis Badruzzaman.

Informasi yang diterima Serambinews.com, jenazah Prof A Hamid Sarong akan di-fardhukifayah-kan di kediamannya di Jalan Hamzah Fansuri No 2 Dusun Utara.

Jenazah Prof Hamid Sarong akan dikebumikan TPU Beurangon. Prof A Hamid Sarong, semasa hidupnya dikenal sebagai Guru Besar yang ahli dalam Ilmu Fiqh.

BACA JUGA :   Antisipasi Banjir dan Longsor, Personel Lalu Lintas Siaga

Tak hanya berkutat di kampus, Prof Hamid Sarong juga aktif dalam berbagai forum, termasuk menjadi Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Aceh.

Pakar hukum Islam di Aceh ini juga tak jarang memberi sumbangsih pikirannya untuk kemajuan Aceh, baik soal adat istiadat, budaya, pemerintahan, dan syariat Islam. Selamat jalan Prof.

Sumber : si