IKLAN YARA

Safari PMKS di Riau, Irjen Ajak Jajaran Untuk Mewujudkan Keagungan Kemenkumham

oleh -33.489 views
Safari PMKS di Riau, Irjen Ajak Jajaran Untuk Mewujudkan Keagungan Kemenkumham
UPDATE CORONA

Pekanbaru I Realitas – Inspektur Jenderal Kemenkumham RI, Ir. Razilu, M.Si didampangi oleh Inspektur Wilayah II, Icon Siregar, SH., lakukan Safari Penguatan Mitra Kerja Strategis (PMKS) di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, selasa (19/10).

Kegiatan yang mengambil tempat di ruang serbaguna Ismail Saleh Gedung Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau ini dihadiri langsung oleh seluruh Pimpinan Tinggi Kanwil Kemenkumham Riau, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Wilayah Riau secara langsung, dan diikuti oleh seluruh jajaran secara virtual melalui zoom.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Pujo Harinto, menyampaikan ucapan selamat datang serta melaporkan kinerja Kemenkumham menuju akhir tahun.

“Terhitung kurang dari tiga bulan lagi kita sudah akan meninggalkan tahun 2021, namun tidak mengurangi semangat berkinerja tinggi dalam memenuhi target capaian yang telah disiapkan.

Kami berkomitmen untuk terus melakukan perubahan dan mengikuti perkembangan zaman dengan menciptakan inovasi dan lingkungan kerja yang sehat,” ujar Pujo.

BACA JUGA :   Penumpang di Banjarbaru Order 2 Driver Ojol Untuk Bonceng Teman

Sebelum memulai paparannya, Irjen Kemenkumham memohon agar seluruh peserta membuka mata, telinga, pikiran dan hati, sebab materi yang akan disampaikan dirancang untuk mengaktifkan dan mematangkan kecerdasan intelegensi, emosional dan spiritual.

“Keagungan organisasi merupakan sebuah kompilasi dari adanya keagungan individu yang diwujudkan melalui integritas tinggi, keagungan pemimpin yang mampu menjadi role model dan keagungan kinerja yang mampu beradaptasi dengan revolusi digital dan revolusi midset.

Setiap hal kecil yang dikerjakan harus berlandaskan integritas. Baik itu dari perencanaan sampai kepada tahap evaluasi,” tegas Razilu.

Dalam membawa Kemenkumham yang maju dan berkelas dunia diperlukan SDM yang berintegritas, cerdas, dan enerjik.

Dibutuhkan juga pemimpin yang berkualitas yang benar dalam ucapan, amanah, konsisten, memiliki komunikasi yang baik, cerdas, dan adil dalam mengambil keputusan.

“Pemimpin harus merdeka dari belenggu hawa nafsu, keserakahan, penyimpangan, hidup glamor dan kemewahan serta harus mampu menjadi inovator dan pemberi solusi bagi organisasi,” ucap Razilu.

Selanjutnya, Razilu menjelaskan dasar kinerja tinggi bermartabat, yaitu Revolusi Digital dan Revolusi Mindset. Siapkan diri menjadi insan yang berkompeten dan berkarakter.

BACA JUGA :   Ditinggal Salat, Mobil BMW di Banyumas Ludes Terbakar

Pimpinan harus mampu menjadi role model dengan pencapaian kinerja tinggi berkelanjutan yang zero penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, dan pengaduan.

“Bingkai tiap kerja dan karya dengan penuh syukur, bangga, dan setia seraya hindarkan diri menjadi benalu, parasit, dan virus organisasi,” pesan Razilu kembali.

Kemudian, Razilu menerangkan komitmen dan program itjen dalam melakukan pengawasan dan pembinaan di Kemenkumham.

Komitmen itu diantaranya memastikan terwujudnya keagungan Kemenkuham, menjadi role model penerapan integritas, sebagai penjamin mutu dan pemberi solusi, anti penyuapan, dan meningkatkan kapasitas pengetahuan digital.

Sedangkan program Itjen adalah safari PMKS; gemar belajar; sertifikasi ahli pembangun integritas dan ahli korupsi; audit-auditor secara virtual; serta membangun aplikasi e-mawas Kumham.

“Motto kami adalah mencintai, tegas, membina, dan memberi solusi. Sedangkan tagline Itjen adalah PINTAR, yaitu Penjamin mutu, Integritas, Nasionalis, Tegas, Adaftif, dan Religius,” kata Razilu.

BACA JUGA :   Habib Rizieq Mendadak Sampaikan Ini

Menurut Razilu ada 8 pemantik pelanggaran, yaitu keserakahan, lupa dengan sumpah jabatan, lupa dengan pakta integritas, salah paham dengan kebahagian dan kemuliaan, tidak takut dengan dosa, ada tekanan, tidak yakin dengan akhirat, dan rendahnya integritas.

“Kendalikan hawa nafsu, jangan tersesat, hidup sederhana dan halal, serta hentikan menghukum diri sendiri dengan menghindari kesalahan,” ingat Razilu.

Sebagai penutup, Razilu meminta Kepala Divisi Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, untuk memimpin pembacaan komitmen yang diikuti oleh seluruh jajaran.

Komitmen ini berisi tentang tekat untuk membersihkan diri dari perilaku koruptif, mentalitas parasit dan virus birokrasi, mengimplementasikan core values ASN ber AKHLAK dan employer branding bangga melayani bangsa dengan sepenuh hati.

Senantiasa bekerja cerdas, keras, dan ikhlas untuk Kemenkumham lebih maju, berkenas dunia dan bermartabat, serta bersungguh-sungguh menjadi role model dalam berkinerja tinggi, menjaga integritas dan budaya antikorupsi, serta melayani rakyat dengan sepenuh hati demi mewujudkan Keagungan Kemenkumham. *(mrz)