IKLAN YARA

Polisi Tangkap 2 Bajing Loncat Curi Muatan Truk Kontainer di Cakung

oleh -12.489 views
Polisi Tangkap 2 Bajing Loncat Curi Muatan Truk Kontainer di Cakung
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Tim Polisi Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua tersangka bajing loncat yang melakukan pencurian muatan besi sebuah truk di depan Asrama Palad, Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur. Aksi pencurian ini sempat viral di media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan mengungkapkan kejadian tersebut terjadi pada 14 Oktober 2021 sekitar pukul 13.00 WIB. Dua pelaku yang ditangkap antara lain MS (35), HM (50), sedangkan UWR berstatus DPO masih dalam pengejaran.

“Para pelaku sudah terbiasa melakukan secara profesional tindak kejahatan pencurian dengan mengambil barang-barang dari kendaraan truk yang melintas di TKP,” jelas Kombes Pol Erwin kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

BACA JUGA :   Pelapor Minta Usut Aktor Kasus Korupsi Pekerjaan Jalan di Simeulue

Adapun modus operandinya, kata Kapolres, para tersangka mengikuti dan melihat kondisi lalu lintas sekitar yang mengalami kemacetan. Setelah mendekat, pelaku MS naik ke belakang truk kemudian menurunkan muatan besi behel.

BACA JUGA :   Sopir Taksi Online Penculik Wanita di Medan Ditangkap

“Pelaku MS naik ke belakang truk dan mengambil dua batang besi behel dengan mengoper kepada rekannya U,” ujar KombesPol Erwin.

Hasil jarahan besi behel tersebut, lanjut KombesPol Erwin, disimpan di pinggir jalan. Setelah aman, kemudian dijual ke pemilik lapak besi tua berinisial HM dengan ditimbang 50 kilogram seharga Rp325 ribu.

BACA JUGA :   Rektor Universitas Udayana Minta Korban Pelecehan Seksual Buka Suara

“Uang hasil penjualan kemudian dibagi dua oleh para pelaku,” ucap KombesPol Erwin.

Atas perbuatannya, para pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan selanjutnya. Para tersangka terancam Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan.

“Para pelaku terancam hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun penjara,” tukas KombesPol Erwin.