IKLAN YARA

Polisi Ambil Alih Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Aceh Tenggara

oleh -19.489 views
Polisi Ambil Alih Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Aceh Tenggara
UPDATE CORONA

Kutacane I Realitas – Tim Polisi Penyidik Polda Aceh sejak sepekan lalu telah mengambil alih kasus untuk penanganan pembakaran rumah Asnawi Luwi wartawan serambi indonesia di Desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara yang terjadi pada 30 Juli 2019 yang lalu.

Musibah pembakaran rumah wartawan ini menghanguskan rumah dan satu unit Mobilio serta seisinya dengan kerugian mencapai 500 juta.

“Kasus pembakaran rumah saya saat ini ditangani Polda Aceh.

BACA JUGA :   Aneuk Kleng : Minta Bupati Aceh Timur Jangan Tutup Mata Perbaiki Jalan Tanjong Menje-Luengsa yang Berlobang

Saya percaya Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar mampu menuntaskan kasus ini dan mengungkap aktor dibalik eksekusi pembakaran rumah yang terindikasi adannya niat pembunuhan sekeluarga dampak dari karya jurnalistik yang mengangkat kasus dugaan korupsi di Aceh Tenggara ujar Asnawi Luwi kepada media realitas pada Selasa (19/10)

BACA JUGA :   Jasad Diduga Maling Ditemukan Mengenaskan di Rumah Kosong

Menurut dia, pihaknya terus mencari keadilan hingga pelaku pembakaran rumah wartawan serambi indonesia di Agara terungkap. Untuk itu pihaknya meminta dukungan dari Komisi 3 DPR RI agar kasus ini tuntas sampai ke meja hijau.

Sementara itu Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono SH SIK MH mengatakan, Kasus pembakaran rumah wartawan serambi Indonesia di Agara sekitar 10 hari yang lalu telah ditarik penanganannya di Polda Aceh.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap Sopir Mobil Penumpang di Agara Karena Ini

Hal itu berdasarkan perintah langsung Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar untuk segera ditangani tim Polda Aceh.

Kasus pembakaran rumah wartawan serambi indonesia di Aceh Tenggara sempat ditangani Polres Agara sejak tahun 2019. Tapi, kini telah ditarik pihak Polda Aceh kata AKBP Bramanti Agus Suyono (Sumardi)