IKLAN YARA

MaTA Desak KPK Ungkap Kasus Penyelidikan Dugaan Korupsi di Aceh

oleh -27.489 views
MaTA Desak KPK Ungkap Kasus Penyelidikan Dugaan Korupsi di Aceh
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas РKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di dedak olah  Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) agar segera untuk mengungkap penyelidikan kasus dugaan korupsi di Aceh.

Hal tersebut disampaikan oleh MaTA kepada wartawan pada hari, Selasa (26/10/2021) kita mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menjadikan penyelidikan kasus korupsi yang tengah dilakukan di Aceh sebagai ‘mainan’ belaka.

KPK diminta perlu sesegera mungkin memberikan kepastian hukum terhadap penyelidikan tersebut.

“Penyelidikan kasus yang berpontensi korupsi di Aceh itu harus segera diungkap ke publik. sehingga atensi publik terhadap giat KPK selama ini di Aceh tidak mengecewakan,” ujar koordinator MaTA, Alfian kepada sejumlah awak media.

BACA JUGA :   Wakil Ketua Komisi A Minta Walkot Tegur Keras Rekanan di Subulussalam

Dia menyebut, saat ini publik tengah meragukan integritas dan mentalitas kinerja pegawai KPK, usai kasus Bupati Tanjung Balai yang menyeret penyidik lembaga antirasuah itu dalam praktik suap untuk menutup kasus yang sedang diungkap.

Hal tersebut, kata Alfian, jangan sampai terulang dalam membongkar kasus korupsi di Aceh yang sedang dilakukan.

“Keraguan publik penting dijawab secara kerja hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berlangsung dengan benar.

Sehingga citra KPK di publik masih menjadi harapan,” ujarnya.

MaTA juga mendesak pejabat dan pihak-pihak di Aceh yang dipanggil oleh KPK untuk kooperatif dan memberikan penjelasan yang jujur terhadap klarifikasi atau penjelasan yang diminta penyidik.

“Jangan ada upaya melindungi aktor atau tuan Anda. karena itu akan menjadi sia-sia dikemudian hari dan ini menjadi catatan penting bagi pihak yang merasa dirinya dipanggil KPK,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, diperiksa penyidik KPK, Senin (25/10).

BACA JUGA :   Polisi Tangkap Sopir Mobil Penumpang di Agara Karena Ini

Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, Junaidi diperiksa terkait pengadaan tiga unit Kapal Aceh Hebat. Namun, dia enggan berkomentar ketika ditanya mengenai hal tersebut.

“Kami enggak bisa menyampaikan. Apa-apa yang ditanya, hanya KPK yang bisa menjawab bukan saya. Terima kasih ya,” katanya, usai diperiksa penyidik KPK lebih dari 9 jam di gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh. (red)

Sumber : merdeka