IKLAN YARA

Curhatan Wanda Hamidah yang Merasa Ditipu Asuransi Kesehatan

oleh -13.489 views
Curhatan Wanda Hamidah yang Merasa Ditipu Asuransi Kesehatan
Curhatan Wanda Hamidah yang Merasa Ditipu Asuransi Kesehatan
UPDATE CORONA

MEDIAREALITAS.COM Wanda Hamidah merasa ditipu asuransi kesehatan. 12 tahun memakai asuransi kesehatan, Wanda Hamidah justru merasa dikecewakan dan ditipu.

Semua berawal ketika Wanda Hamidah ingin melakukan operasi lutut anaknya yang merupakan atlet basket. Merasa aman karena sudah punya asuransi kesehatan Prudential, ternyata ekspektasi Wanda Hamidah tidak sesuai dengan kenyataan.

Kronologi yang diungkapkan Wanda Hamidah di akun Instagramnya, dia sudah menggunakan asuransi tersebut sejak 2009. Saat itu, Wanda Hamidah mendaftarkan dirinya bersama 3 orang anaknya dengan premi per orang sebesar Rp 500 ribu per bulan.

“Saya pengguna asuransi Prudential dari tahun 2009 / Kartu yang merah. Saya dan 3 anak.. 500rb/bulan. Setelah Malakai lahir tambah lagi 1 anak saya asuransi kan (kesehatan). Total 5 anggota keluarga,” tulis Wanda Hamidah dilihat, Selasa (11/10/2021).

Pada 2020 Wanda Hamidah meng-upgrade kartu asuransinya dari berwarna merah menjadi hitam, tentu dengan premi yang juga naik. Premi yang awalnya per orang Rp 500 ribu per bulan, Wanda Hamidah jadi harus membayar per orang antara Rp 750 ribu sampai dengan Rp 1 juta per bulan dengan jumlah anggota 5 orang keluarganya.

“Hampir 12 tahun kami menggunakan asuransi @id_prudential tidak pernah sekalipun kami pakai,” ungkapnya.

“Sampai Minggu lalu anak saya yang atlet basket harus operasi lutut karena 2 tahun ini cidera dan tidak boleh berolahraga (untuk seorang atlet, ini adalah pukulan yang berat),” lanjut Wanda Hamidah.

Wanda Hamidah mengikuti saran dokter untuk melakukan tindakan operasi pada lutut sang anak. Artis dan juga politikus itu akhirnya dengan percaya diri melakukan saran dokter terlebih dirinya yakin dengan asuransi kesehatan yang dia punya.

“Saya dengan percaya diri merasa aman dong ada asuransi @id_prudential ! Yang dari tahun 2009 dng susah payah saya sisihkan demi kesehatan anak-anak.. bahkan kadang telat bayar sekolah krn mendahulukan kesehatan anak-anak, sebagai orang tua tunggal saya khawatir terus terang kalau anak-anak kenapa kenapa yg berhubungan dng nyawa/ kesehatan mereka,” curhat Wanda Hamidah.

Operasi lutut anak Wanda Hamidah diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 50-60 juta. Akan tetapi, asuransi kesehatan hanya mengcover Rp 10 juta.

“Anyway operasi anak saya diperkirakan memakan biaya kurang lebih 50- 60 jt.. anda tau berapa yg mau dicover @id_prudential ? 10 juta saja saudara-saudara.. kalau 10 aja yg dicover ga perlu asuransi deh.. huhuhu.. gw ngerasa di scam! Ditipu abis-abisan..,” ungkapnya.

“Sedih dan sakit hati bercampur menjadi satu sama asuransi @id_prudential . Apa semua asuransi gini ? Manis pas ditawarinnya aja ya.. I feel like closing down all my insurance…,” tukas Wanda Hamidah.

Berikut adalah penjelasan dari Prudential:

Sehubungan dengan salah satu post di media sosial pada tanggal 10 Oktober 2021 mengenai keluhan seorang nasabah Prudential Indonesia, perlu kami sampaikan bahwa kami telah menghubungi beliau di hari yang sama yaitu 10 Oktober 2021 untuk memberikan penjelasan dan jawaban atas keluhan tentang klaim rawat inap dan manfaat pembedahan atas polis yang dimiliki beliau. Dapat kami pastikan, besaran biaya yang di-cover dari manfaat klaim rawat inap dan manfaat pembedahan diberikan sesuai dengan plan yang dimiliki nasabah dan ketentuan polis.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa terkemuka yang telah hadir selama lebih dari 25 tahun di Indonesia, Prudential Indonesia selalu menjalankan bisnis dengan penuh integritas, sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik, dan mematuhi serta melaksanakan apa yang menjadi hak-hak dari nasabah sesuai polis asuransi yang telah mereka beli, dan semua hal itu dilakukan oleh Prudential Indonesia sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Otoritas Jasa keuangan.

Dengan begitu, Prudential Indonesia senantiasa mampu mewujudkan perlindungan bagi nasabah-nasabahnya yang sampai saat ini melindungi lebih dari 2,6 juta tertanggung. Perwujudan perlindungan bagi nasabah-nasabah telah dibuktikan melalui pembayaran klaim dan manfaat polis asuransi yang telah dilakukan oleh Prudential Indonesia yang jumlah keseluruhan sudah mencapai sebesar Rp8,1 triliun selama bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2021. Komitmen ini sejalan dengan upaya Prudential Indonesia, untuk dapat berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera melalui produk-produk asuransi yang ditawarkan serta beragam inisiatif yang dihadirkan. (*)

Source:Dtc