IKLAN YARA

SS Mantan Penerima BLT Desa Tebole Berdomisili di Luar Desa

oleh -39.489 views
SS Mantan Penerima BLT Desa Tebole Berdomisili di Luar Desa
SS Mantan Penerima BLT Desa Tebole Berdomisili di Luar Desa
UPDATE CORONA

Rote Ndao I Realitas – Kepala Desa Tebole Kecamatan Rote Selatan Kabupaten Rote Ndao, Jeferson Ndun,S.Pd kepada Wartawan, Jum’at (10/9/2021),  mengaku kesal dengan pemberitaan yang dilansir mediaonline yang menjadi narasumber adalah Oknum masyarakat berinisial SS dan menyebutkan dirinya selaku kepala desa mengalihkan BLT covid tahun 2021 kepada Ibu kandungnya bernama Orpa Johanis adalah benar Ibu kandungnya tercatat penerima BLT tersebut adalah mengantikan dirinya, karena sebelum dirinya mencalonkan diri menjadi kepala desa.

Ia menerima BLT sehingga melalui musyawarah dengan dan diteken oleh semua komponen desa sehingga disetujui dirinya diganti oleh Orpa Johannis yang merupakan ibu kandunnya.

BACA JUGA :   Kapolres Cirebon Kota : Vaksinasi Merdeka Digelar, Antusias Masyarakat Cukup Baik

Perlu diketahui, Ibu kandung saya selama ini tidak pernah menerima bantuan baik BST dan juga BLT, sehingga layak menerima, jika dikaitkan dengan ayah saya, penerima BST memang benar adanya, tetapi ayah dan ibu saya bercerai di tahun 1995, sehingga bedah kartu Keluarga serta tidak tinggal serumah.

BACA JUGA :   Kapolresta Beri Penghargaan Personel-Masyarakat Atas Prestasi Kerja

Selaku kepala desa Tebole sangat menghargai pekerja pers, namun yang patut disayangkan tidak melakukan konfirmasi sehingga produk yang dikeluarkan tidak berimbang dan terkesan sebagai kepala Desa tidak peka persoalan masyarakat, sehingga merugikan nama baik keluarga saya.

Sebagai kepala Desa perlu membuka data bahwa narasumber yang berinisial SS,adalah warga diluar Desa Tebole, hal ini dibuktikan dengan domisili di luar desa.

Bukan itu saja, kartu keluarga juga adalah warga Kota Kupang karena istri dan anak-anaknya berdomisili di Kota Kupang, dan SS juga berdomisili di kos-kosan di Desa Daleholu, tetapi zaman mantan kepala desa lama dia tercatat sebagai penerima BLT di Desa Tebole.

BACA JUGA :   Peringati Hari Lalulintas Ke 66, Kapolda Riau Beri Penghargaan Personel Berprestasi

Karena lewat mufakat SS dikeluarkan karena warga protes dirinya bukan ber KK Desa Tebole, ia mulai berulah.

“Setelah saya menjabat kami perioritaskan warga didalam desa yang dinilai layak menerima, bukan orang luar yang menerima,” kata Kades tegas.

(DANCE HENUKH)