IKLAN YARA

Kreasi Kerajinan Hiasan Dari Limbah Kantong Plastik

oleh -133.489 views
Kreasi Kerajinan Hiasan Dari Limbah Kantong Plastik
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Tim KKNT FKIP Universitas Samudra di kampung Muka Sungai Kuruk melakukan kegiatan pelatihan dengan memanfaatkan sampah organik dan anorganik yang memiliki nilai estetik seperti kerajinan dengan memanfaatkan kantong platik dan nilai ekonomis seperti POC berasal dari limbah rumah tangga dan pasar tradisional.

Kegiatan ini juga dapat membuka peluang wirausaha kreatif dengan mengolah sampah kantong plastik dan sampah dapur yang memiliki nilai jual yang tinggi yang dilakukan kaum ibu-ibu di kampung Muka Sungai Kuruk.

Tim KKNT Unsam terdiri dari Putri Melisa, Nurul Kholiza Priani, Yosi Br. Tobing (P.Biologi), Siska Riani (P. B. Inggris), Winda Ramadhani, Rita Fitriani (PGSD), Dwi Septia Ningsih (P. Jasmani), Siska Agustina (P. Geografi), Pera Mustika (P. Kimia), dan Rini Anggraini (P.Sejarah) yang dibimbing oleh ibu Nur Azizah Lubis, S.Pd., M.Pd.

BACA JUGA :   Syahrial Salim Mantan Anggota DPRK Langsa : Pemko Langsa Jangan Ada Wacana "Korbankan" Tenaga Kontrak Untuk Tutupi Devisit Anggaran

Kreasi Kerajinan Hiasan Dari Limbah Kantong Plastik

Mahasiswa yang terdiri dari 10 orang ini membentuk tim pelatihan pembuatan kreasi hiasan dari bahan limbah plastic dan pembuatan POC yang berasal dari sampah dapur dan pasar tradisional.

Kampung Muka Sungai Kuruk letak wilayahnya dekat dengan pasar tradisional yang merupakan salah satu penyumbang limbah sampah seperti sampah oganik maupun anorganik, selain itu letak kampung ini juga berdekatan dengan sunggai sehingga beberapa masyarakat membuang sampah sisa ke sungai.

Maka mahasiswa KKNT Universitas Samudra berinisiatif mengolah limbah sampah yang ada menjadi suatu hal yang lebih bermanfaat yang memiliki nilai estetik dan ekonomis.

Pengembangan pelatihan ini dibimbing langsung oleh ibu Nur Azizah Lubis, S.Pd., M.Pd sebagai upaya inovasi pengolahan dan pemanfaatan limbah menjadi lebih berguna, “pelatihan pemanfaatan limbah ini merupakan hal yang sangat baik untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :   Dua Anak Yatim Dijemput Acheh Future Dan di Antarkan ke Dayah

Pelatihan ini juga diharapkan kedepannya akan membuka peluang usaha bagi kaum ibu-ibu rumah tangga yang ada didesa muka sungai kuruk, dan juga masyarakat yang tidak memiliki kegiatan lain.

Dalam kegiatan ini juga bapak Alpian, SH selaku datok kampung Muka Sungai Kuruk sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKNT FKIP Universitas Samudra.

“Saya datok penghulu sangat senang dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKNT FKIP Universitas Samudra, saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan oleh warga Kampung Muka Sungai Kuruk kec. Seruway Aceh Tamiang, saya berterimakasih kepada ibu Nur Azizah Lubis, S.Pd., M.Pd dan mahasiswa KKNT yang telah melaksanakan kegiatan ini” ujar bapak Alpian selaku datok kampung Muka Sungai Kuruk.

Kegiatan pengolahan limbah sampah organik dan anorganik ini disambut dengan hangat dan antusias oleh ibu-ibu rumah tangga di kampung Muka Sungai Kuruk yang ditandai dengan salah satu perwakilan kaum ibu Rumah tangga mengatakan “saya mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa KKNT FKIP unsam yang telah melaksanakan kegiatan pelatihan pengolahan kerajinan dan pembuatan poc dari bahan sampah.

BACA JUGA :   Pasien Covid 19 Hanya Tersisa Satu Orang

Menurut saya kegiatan ini dapat memberikan ilmu sehingga dapat membuat usaha kecil kecilan apalagi bahan yang digunakan tidak membutuhkan biaya yang besar hanya memanfaatkan sampah yang ada.

Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat sedikit mengurangi sampah yang ada di kampung Muka Sungai Kuruk dan dapat menjadi salah satu produk baru bagi kampung kami sehingga dapat menambah pemasukan khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga seperti kami”. (*)