IKLAN YARA

IAIN Langsa Telah Laksanakan Penurunan UKT Sesuai Anjuran Kemenag

oleh -68.489 views
IAIN Langsa Telah Laksanakan Penurunan UKT Sesuai Anjuran Kemenag
Ketua HMJ Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Muhammad Reza
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa telah melaksanakan penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai anjuran kementerian agama (Kemenag), dan SK Rektor IAIN Langsa juga telah ada sampai semester ganjil 2021/2022 (Sesuai ajuran Direktur).

Semua permohon sudah dipertimbangkan, berkaitan belum ada di sistim untuk semester memang sedang di’upload untuk pengurangan tersebut, dan Pak wakil Rektor 3, juga sudah menjelaskan secara kongkrit sesama Presiden mahasiswa, ujar Ketua HMJ Muhammad Reza kepada Wartawan, Kamis (12/8/2021).

Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Muhammad Reza mengatakan Sehubungan telah berakhirnya perkuliahan semester Genap 2020/2021 dan memasuki Pembayaran Uang Kuliah Tunggal dan Pengisian KRS Mahasiswa, perlu kami sampaikan hal berikut:

1. Bagi mahasiswa yang mendapatkan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada semester Genap 2020/2021 sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Rektor Institut Agama Islam Negeri Langsa Nomor: 58 Tahun 2021, keringanan UKT berlaku sampai dengan semester Gasal 2021/2021;

BACA JUGA :   Kejari dan PT. Pos Lakukan MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

2. Bagi mahasiswa yang telah menyetorkan UKT semester Gasal 2021/2022 dan masuk dalam sasaran penerima keringanan UKT sebagaimana dimaksud, maka kelebihan pembayaran UKT akan diperhitungkan pada pembayaran UKT semester berikutnya;

3. Bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, namun belum mengajukan permohonan (tidak masuk dalam Keputusan Rektor Institut Agama Islam Negeri Langsa Nomor: 58 Tahun 2021), dapat diberikan keringanan UKT pada semester Gasal 2021/2022, dengan mengajukan permohonan serta persyaratan yang sama sebagaimana ketentuan pada Surat Edaran Rektor IAIN Langsa Nomor: 316/in.24/PP.00.9/02/2021, tanggal 15 Februari 2021, dan paling lambat telah diterima pada tanggal 24 Agustus 2021 melalui e-mail masing-masing fakultas sebagai berikut:

Fakultas Tarbiyah ([email protected]);
• Fakultas Syariah ([email protected]);
• Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah ([email protected])
• Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ([email protected])

4. Daftar hasil verifikasi Calon Penerima Keringanan UKT yang telah direkap oleh masing-masing Fakultas diserahkan kepada Rektor Institut Agama Islam Negeri Islam Langsa (cq. Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Biro AUAK IAIN Langsa) paling lambat tanggal 31 Agustus 2021 untuk ditetapkan dalam Keputusan Rektor Institut Agama Islam Langsa. tutup Reza.

BACA JUGA :   Teror Bom Molotov Rumah Pejabat Kemenkumham Riau Belum Terungkap

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Muhammad Reza meminta keringanan uang kuliah tunggal (UKT) kepada pihak birokrasi kampus agar secepatnya mengeluarkan kebijakan terkait respon terhadap pengurangan UKT semester gasal, demikian disampaikan Muhammad Reza kepada Wartawan, Rabu (11/8/2021).

Lebih lanjut Muhammad Reza mengatakan setelah sebelumnya kementrian agama mengeluarkan kebijakan pemberian keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) melalui Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, di Jakarta, Rabu (20/01/21) menyebutkan “Kita melihat pandemi covid-19 Ini belum berakhir, ujar nya.

Maka kami memutuskan untuk melanjutkan kebijakan pemberian keringanan UKT ini, sebagai afirmasi bagi mahasiswa terdampak, ujarnya lagi.

BACA JUGA :   Sidang Bank Konvensional, Kausar: Qanun LKS Bukan Menutup Bank Konvensional

Muhammad Reza selaku ketua HMJ menyebutkan “perpanjangan pemberian keringanan UKT ini tercantum dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 81 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 515 Tahun 2020 tentang Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri atas Dampak Bencana Wabah Covid-19, berdasarkan KMA yang ditandatangani Menag Yaqut pada 11 Januari 2021 ini, maka keringanan UKT berlaku pada semester genap Tahun Akademik 2020/2021 dan semester ganjil Tahun Akademik 2021/2022.

Menurut hasil kajian, setelah melakukan survei kepada mahasiswa yang dilakukan oleh ketua HMJ, terdapat hampir 72 persen mahasiswa yang meminta pengurangan UKT tersebut sebagai jawaban atas keputusan menteri agama no 81 tahun 2021, hal ini hampir mencakup seluruh mahasiswa. ujar Muhammad Reza kepada Wartawan di Langsa. (yd/rw)