PIC SPPG Matang Seulimeng Langsa, Adlin Syahputra : Kantin MBG Bukan Untuk Kesejahteraan Pendidikan Generasi Muda ‎

oleh -1.759 views

Langsa | REALITAS Polemik mengenai rencana pembentukan kantin dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.

‎Sejumlah pihak menilai orientasi program MBG harus tetap dikembalikan pada tujuan utamanya, yakni pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas generasi muda melalui dukungan terhadap pendidikan.


‎PIC SPPG Matang Seulimeng Kota Langsa dari Yayasan Makmur Maju Bersama, Adlin Syahputra, menegaskan bahwa keberadaan kantin bukanlah substansi utama dari program MBG.

‎“Kantin MBG bukan untuk kesejahteraan pendidikan generasi muda. Jangan sampai program yang tujuan utamanya meningkatkan kualitas generasi muda justru bergeser menjadi kepentingan lain,” tegas Adlin Syahputra.

‎Menurutnya, MBG harus dipandang sebagai bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Makanan bergizi yang diberikan kepada peserta didik semestinya diarahkan untuk menunjang kesehatan, konsentrasi belajar, pertumbuhan serta perkembangan anak.

‎“Yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana makanan bergizi benar-benar diterima oleh anak-anak dan memberikan manfaat terhadap proses pendidikan mereka. Jangan sampai substansi MBG justru kalah oleh pembahasan mengenai kantin,” ujarnya.

‎Adlin menilai, kesejahteraan generasi muda tidak semata-mata dibangun melalui fasilitas tambahan, tetapi melalui sistem pendidikan yang berkualitas, lingkungan belajar yang sehat serta pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik, termasuk asupan gizi.

‎Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG menjaga orientasi program sesuai tujuan awal.

‎“MBG harus menjadi program untuk anak-anak, untuk pendidikan dan untuk masa depan generasi muda. Karena itu, kepentingan peserta didik harus ditempatkan di atas kepentingan lainnya,” pungkasnya.

‎Dengan demikian, menurut Adlin, evaluasi terhadap pelaksanaan MBG seharusnya lebih diarahkan pada kualitas makanan, ketepatan sasaran, keamanan pangan, pemerataan manfaat dan dampaknya terhadap pendidikan, bukan semata-mata pada pembentukan kantin. (Nz)

BACA JUGA :  PIC SPPG Karang Anyar Nanda Syahputra: Kesejahteraan Berbasis Pendidikan Melalui MBG Lebih Menjamin