IKLAN YARA

Hak Milik Nasabah PT Asuransi Jiwasraya Tidak Boleh Diambil Alih

oleh -150.489 views
Hak Milik Nasabah PT Asuransi Jiwasraya Tidak Boleh Diambil Alih
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendorong pihak penegak hukum untuk mengungkap kasus mega korupsi di Jiwasraya se jelas-jelasnya dan terang benerang.

Menurut MACHRIL,SE bahwa kasus PT. Jiwasraya bukan saja kasus mega korupsi tetapi ada kasus salah kelola/mismanagement yang awalnya hanya gagal bayar sebesar 802 Milyar pada oktober 2018.

Di lanjutkan pada perusahaan “tanpa jualan” sampai tahun 2020 dengan laporan keuangan Asset tersisa 15,72 T sedangkan liabilitas atau kewajiban perusahaan 54,36 T dan memiliki ekuitas negatif hingga 38,74 T, katanya kepada media CEO Group di Jakarta, Kamis tanggal 19 Agustus 2021.

BACA JUGA :   Luhut Jalani Pemeriksaan Atas Laporannya Terhadap Aktivis HAM di Polda Metro Jaya

MACHRIL,SE mengatakan, Kejadian yg menyakitkan adalah program restrukturisasi Jiwasraya yang memotong Polis nasabah 3 versi potongan : 29%, 31% dan 41% sisanya di angsur selama 5 tahun. Jika tanpa potongan (hair cut) di angsur pembayarannya selama 15 tahun tanpa diberi manfaat atau bunga,tambahnya.

BACA JUGA :   Massa Aliansi BEM SI Geruduk KPK

“Tindakan tersebut adalah perbuatan sewenang-wenang yang mengambil alih hak milik pribadi dan di dalam UUD 1945 Bab Xa Hak Asasi Manusia pasal 28H (4) sudah dilarang, ” katanya

” Padahal dalam pembukaan UUD 1945 pada alinea 4 Pemerintah Negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, ‘ katanya.

“Makna dari Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2021 – kita semua coba kembali kepada UUD 1945 dan mengimplementasikan nya.

Jangan sampai timbul kesan bahwa Nasabah Jiwasraya belum merdeka masih terbelenggu dan hanya berupa selogan semata, katanya

” Saran kami buat Pejabat yg berkuasa di per silahkan membaca kembali UUD 1945.

Mudah mudahan amanah dan ingat selalu kepada rakyat. Bukan cuma membaca melainkan mengimplementasikan,” ujarnya. (dody)