IKLAN YARA

Dituduh Selingkuhan Wakil Bupati, Wanita di Sumut Lapor Polisi

oleh -56.489 views
Dituduh Selingkuhan Wakil Bupati, Wanita di Sumut Lapor Polisi
Gedung Polda Sumut
UPDATE CORONA

Medan I Realitas Seorang wanita di Sumatera Utara (Sumut) melaporkan salah satu akun Facebook ke polisi gara-gara tak terima dituduh menjadi selingkuhan Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas). Laporan itu disampaikan ke Polda Sumut.

Pada Rabu (25/8/2021), akun Facebook bernama Arjun Permana yang dilaporkan wanita berinisial S itu menulis soal isu perselingkuhan antara Wabup Humbahas, Oloan Nababan, dan S yang merupakan ASN. Wanita itu disebut menjabat kepala bidang di salah satu dinas di Pemerintah Provinsi Sumut.

BACA JUGA :   Peresmian Gudang TN, Pertama Kali dan Peduli Terhadap Anak Yatim Piatu

“Pantaskah seorang lelaki yang sudah beristri bersayang-sayangan mesra dengan perempuan lain? Apalagi dia seorang wakil bupati. Yang seharusnya wakil bupati memimpin rakyat dengan baik,” tulis Arjun Permana.

Akun Arjun Permana itu menuliskan Oloan membawa S yang diduga selingkuhannya untuk bertemu Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi. Pertemuan itu, katanya, dilakukan sebagai bentuk lobi agar S yang merupakan selingkuhan Oloan diberikan jabatan oleh Gubsu Edy.

BACA JUGA :   Tonton Film Dewasa Setiap Hari, Remaja di Tapanuli Utara Lecehkan 2 Anak Tetangga

“Menemui ayah Edy Rahmayadi untuk membuat sang kekasih menjadi Kabid PUPR Provinsi Sumut,” tulis Arjun Permana.

Arjun Permana juga mengunggah foto kebersamaan Oloan Nababan dengan S. Ada video yang berisi rekaman pembicaraan yang disebut Arjun Permana sebagai pembicaraan antara Oloan dan S.

BACA JUGA :   Gubernur, Kapolda, dan Pangdam Ikuti Serbuan Vaksinasi dan Baksos AKABRI 98

S tak terima dengan postingan yang menuduhnya sebagai selingkuhan itu. Dia melaporkan akun Arjun Permana ke Polda Sumut. Laporan itu bernomor LP/B/1341/VIII/2021/SPKT/Polda Sumatera Utara tertanggal 24 Agustus 2021.

“Iya benar, laporan terkait hal itu ada,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, saat dimintai konfirmasi. (*)

Source:dtc