IKLAN YARA

Bela Harga Diri Pacar, Pria Karawang Dorong Mantan Istri Hingga Tewas

oleh -53.489 views
Bela Harga Diri Kekasih, Pria Karawang Dorong Mantan Istri Hingga Tewas
Bela Harga Diri Kekasih, Pria Karawang Dorong Mantan Istri Hingga Tewas
UPDATE CORONA

Karawang I Realitas – Gara-gara membela harga diri sang pacar, seorang pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tega mendorong mantan istri saat mengendarai motor hingga jatuh.

Akibatnya, Romlah (55) tewas tersungkur setelah terjatuh di aspal karena tak bisa menguasai kendaraan yang ditungganginya.

Kini Aca (63) mantan suami Romlah pun jadi tersangkanya.

Aca mengaku kesal lantaran sang mantan istri menjelekkan kekasihnya.

“Saya kesal, lantaran dia menjelekkan pacar saya,” kata Aca dalam jumpa pers di Mapolsek Rengasdengklok, Karawang, Selasa (31/8/2021).

BACA JUGA :   Mantan Teller Bank BRI Bobol Rekening Nasabah Hingga Miliyaran Rupiah

Sebelumnya Aca mengaku sempat mendatangi rumah Romlah dengan niat akan menegur Romlah karena menjelekan pacarnya. 

Namun saat itu Romlah tidak ada di rumah.

Kemudian Aca kembali untuk ngojek.

Sesampai di Jalan Raya Kutawaluya, Aca berpapasan dengan Romlah. 

Saat menegur Romlah, cekcok pun terjadi antar kedua orang yang sebelumnya pernah mengikat janji tersebut.

BACA JUGA :   Toko Emas di Bandung Dirampok dan Pemilik Tewas

Romlah pun pergi meninggalkan Aca dengan mengendarai sepeda motor. 

Kurang lebih sekitar 1 kilometer, Aca menyalip Romlah. 

Kemudian, Aca yang sudah naik pitam, mendorong Romlah dengan tangan kirinya hingga terjatuh dari motor.

Kepala Romlah kemudian terluka karena terbentur aspal, hingga ia tewas seketika. 

Aca sempat mengecek kondisi Romlah dan meninggalkannya di jalan.

“Motifnya karena sakit hati, karena sering dijelek-jelekan mantan istri, lalu perceraian tidak membagi harta gonogini,” kata Kapolsek Rengasdengklok Kompol Agus Setiawan.

BACA JUGA :   Tonton Film Dewasa Setiap Hari, Remaja di Tapanuli Utara Lecehkan 2 Anak Tetangga

Setelah mengumpulkan sejumlah keterangan dan bukti di tempat kejadian perkara (TKP), tak butuh waktu lama kemudian polisi menangkap Aca di rumahnya di Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes.

Agus menyebutkan pelaku juga mengaku atas perbuatannya.

“Hanya butuh waktu lima jam, kemudian kami menangkapnya,” katanya.

Pelaku akan disangkakan dengan pasal 351 ayat 3 KUHPidana dan atau pasal 353 ayat 3 KUHPidana. (*)

Source:trb