IKLAN YARA

Tenaga Kesehatan RSUD Langsa Curhat Ke dr Purnama Setia Budi Anggota DPR Aceh Komisi V

oleh -365.489 views
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas Ada Tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Langsa curhat ke Anggota DPR Aceh.

Mereka mengeluhkan tentang kondisi mereka yang hingga kini belum juga mendapatkan insentif penanganan Covid-19.

Sementara di beberapa rumah sakit kabupaten/kota lainnya, tunjangan tersebut mulai diterima oleh para nakes, di Aceh.

Tenaga Kesehatan RSUD Langsa Curhat Ke dr Purnama Setia Budi Anggota DPR Aceh Komisi V

Salah satu yang mereka hubungi adalah dr Purnama Setia Budi SpOG, Anggota Komisi V DPRA yang juga membidangi masalah kesehatan.

Mereka kirim WA ke saya, karena nggak tahu harus melapor kemana, ujar Purnama kepada Wartawan di Banda Aceh Selasa (27/7/2021).

Dokter Purnama kemudian memperlihatkan chatingan salah seorang perawat, yang mengaku bahwa mereka tak mendapatkan insentif sejak 2020, ujarnya.

Mereka mintak tolong pak Perawat RSUD Langsa dari tahun 2020 sampai sekarang belum pernah kami mendapat dana insentif nakess pak,” bunyi pesan WA tersebut, ujar dr Purnama.

Si perawat kemudian membandingkan kondisi nakes di RSUD Langsa dengan RSUD Tamiang dan RSUD Zubir Mahmud di Aceh Timur.

Di dua rumah sakit tersebut, insentif nakes yang telah dicairkan tidak hanya untuk tahun 2020, tetapi juga tahun 2021, sebut dr Purnama.

Tapi kami RSUD Langsa dari bulan 8 tahun 2020 sampai skrg blm ada kmi menerima uang insentif pak, ini curhar mereka ke saya, ujar nya lagi.

BACA JUGA :   Polisi Tangkap 3 Orang Diduga Terlibat Jual Beli Judi Online Chip

“Rsud tamiang..rsud zubir mahmut idi..sudah pencairan yg pya tahun 2020..bahkan tahun 2021 mereka sudah pencairan pak,” tambah perawat tersebut.

Perawat itu mengungkapkan bagaimana mereka berjuang menghadapi pandemi.

Karena itulah mereka sangat berharap insentif dapat segera mereka terima, karena hanya itu yang bisa mengobati luka mereka.

“tapi sampai sekarang janji janji insentif yang mungkin itu dapat mengobati luka kami gak kunjung cair,” imbuh sang perawat.

Dokter Pur yang juga berlatar belakang tenaga kesehatan, mengaku sangat memahami keluhan para perawat tersebut.

BACA JUGA :   UKM RESPEK-FH Unsam Gelar Kegiatan "CADRE TRAINING

Dia pun mencari tahu mengapa insentif untuk para nakes di RSUD Langsa tak kunjung cair.

“Informasi yang saya dapat, ada miskomunikasi antara pihak rumah sakit dengan dinas kesehatan, ujar dokter Purnama lagi.

Oleh karena itu dia berharap Pemko Langsa bisa segera menyelesaikan persoalan miskomunikasi ini agar insentif nakes bisa dapat segera dicairkan.

“Kami berharap agar insentif nakes segera dapat dicairkan, karena ini adalah hak mereka yang selama ini terlambat dibayarkan, tutup dokter Pur. (*)

Smber : si.