Langsa, Kota Kecil Semenanjung Sumatera yang Dijaga Kompak Kebersihannya

oleh -174.759 views
Langsa, Kota Kecil Semenanjung Sumatera yang Dijaga Kompak Kebersihannya
Taman Bambu Runcing Kota Langsa

Langsa I Realitas – Kebersihan merupakan suatu identitas penting bagi suatu kota. Salah satunya bagi kota Langsa. Dengan lingkungan yang bersih dan pola hidup sehat masyarakat, kota Langsa tetap hijau, asri dan terhindar dari berbagai penyakit, terutama di masa pandemi yang tidak kunjung usai ini.

Kota yang asri dengan lingkungan yang bersih pastinya menjadi kota impian bagi siapapun. Begitu pula kota Langsa, kebersihan merupakan hal sangat diperhitungkan oleh kota semenanjung Sumatera ini.

Kebersihan kota Langsa ini terbukti dari penghargaan Adipura pun diperoleh pada tahun 2017-2018 silam yang menjadi gengsi tersendiri bagi masyarakatnya.

BACA JUGA :  Ketua YARA Langsa Desak Walikota Jefry Copot Kepala Sekolah SMP 5 Diduga Jual Seng dan Kayu Bangunan Bekas Sekolah

Tak hanya Adipura, kota Langsa juga berhasil mengharumkan namanya dengan meraih juara Running Up kedua untuk kategori duta lingkungan Aceh dan duta lingkungan Kota Langsa atas nama Zahratun Sahara tahun 2018.

Seperti yang diketahui, penghargaan Adipura diberikan kepada kota yang dinilai mampu mewujudkan serta menerapkan pola-pola berwawasan lingkungan menuju pembangunan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan pembangunan kota harus memperhatikan dan mempertimbangkan keselarasan antara fungsi lingkungan hidup, sosial dan ekonomi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kekompakan dalam menjaga lingkungan dijaga baik oleh masyarakat, perangkat desa, forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), dan pemerintah melalui bank sampah yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Langsa.

Upaya ini patut diacungkan jempol bagi para pihak maupun individu yang sadar akan pentingnya tetap eksis melestarikan lingkungan.

Salah satu cara pemerintah dan masyarakat mengurangi sampah adalah dengan mewujudkan program bank sampah.

Program ini dilakukan juga sebagai penghasilan tambahan bagi masyarakat setempat. Karena, sampah yang dikumpulkan digolongkan terlebih dahulu sesuai jenisnya. (*)

Penulis : Sedaryaldi Ali Mahasiswa IAIN Langsa Jurusan KPI Fakultas FUA